5 Kebijakan Prioritas Penjabat Walikota Ambon, ini Penjelasannya!
Kelima Kebijakan Prioritas yang disampaikan Penjabat Walikota Ambon antara lain: pertama, Penguatan Koordinasi dan Konsolidasi dengan Pemerintah Desa, Negeri dan Kelurahan. Kedua, Peningkatan Manajemen Kinerja Pemerintah, Peningkatan Pengelolaan Keuangan Daerah Serta Optimalisasi Kualitas Pelayanan Publik. Ketiga, Pengendalian Inflasi, Penurunan Stunting, Pengurangan Angka Kemiskinan dan Sinkronisasi Pelaksanaan Program Nasional dan Program Pemerintah Provinsi Maluku.
Kebijakan Keempat, adalah Pembangunan dan Peningkatan Kualitas Infrastruktur, Peningkatan Pengelolaan Persampahan dan Kualitas Lingkungan, serta Pengembangan dan Peningkatan Pengelolaan Pariwisata. Selanjutnya untuk kebijakan ke Lima Penjabat Walikota adalah Fasilitasi Pemilu dan Pemilukada Tahun 2024 Serta Menjaga Netralitas ASN . "5 Kebijakan Prioritas break down di dalam indikator untuk menjadi bagian dari evaluasi di akhir untuk mengukur sejauh mana kebijakan prioritas bisa terlaksana,"ucapnya Dirinya berharap, dengan hadirnya 5 kebijakan prioritas yang disampaikan media diminta untuk turut mensosialisasikan 5 kebijakan Prioritas untuk masyarakat.(AT-009).
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
DPRD Bursel Mulai Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Prioritaskan Kepentingan Masyarakat
SEKDA HARAP ST 2023 HASILKAN DATA AKURAT DAN BERKUALITASΒ
PWI Maluku Akan Gelar KLB Pilih Ketua Periode 2022-2027
DPRD Maluku Soroti Kinerja PT MEA Kontribusi Ke PAD Masih Nihil