Alfons : Penjabat Walikota Bicara Lain Bikin Lain
Namun dalam pelantikan Saniri tanggal 15 Juli 2022 ternyata tidak terdapat dua anak adat dari Soa Sima, dan ini sudah setingan Pemkot Ambon untuk perwakilan Soa Sima tidak terdapat dalam Saniri Negeri. Ada dugaan bahwa Saniri Negeri yang diketuai oleh Buke Tisera sengaja untuk tidak mengakomodir Soa Sima, agar tidak menghalangi niat terselubung Buke Tisera yang didukung oleh Pejabat Negeri Urimesing Arthur Solsolai. Dalam perekrutan Saniri Negeri sejak awal itu kewenangannya ada pada Pejabat negeri, sehingga dari situlah bentuk intervensi awal itu terjadi.
Buke Tisera sendiri sebelumnya tidak pernah diusulkan oleh Soa Rewala Ririmena Amalay sebagai Saniri, yang disulkan oleh Soa Rewala Ririmena Amalay adalah saudara Nevi Andries dan Yaniman Andies bukan Buke Tisera. Tapi kemudian ada pertemuan yang dilakukan di Pemkot Ambon untuk sengaja memasukan Buke Tisera sebagai Saniri perwakilan dari Soa Rewala Ririmena Amalay. Dari situlah dua orang yang diusulkan pertama yakni Nevi andries dan Yaniman Andries mundur diri karena tidak bersedia bekerjasama dengan Buke Tisera, maka John Andries dan Buke Tisera yang diakomodir masuk dalam komposisi Saniri Negeri dan ini bukti intervensi Pemkot ambon," jelas Rycko.
Dikatakan, pada tanggal 3 Oktober 2022 terjadi pertemuan Saniri negeri yang baru dilantik di rumah Penjabat Walikota malam hari, juga hadir Kepala-kepala Soa beserta sejumlah Pendeta yang bertugas di Urimessing. "Tanggal 3 oktober itu ada pertemuan di rumah penjabat Walikota, tujuannya Penjabat Walikota ingin mendengar masukan dan aspirasi dari Saniri, Kepala Soa dan pendeta soal apa yang terjadi di Urimessing. Dari Pertemuan itu maka keputusan diambil oleh Penjabat Walikota yang juga adalah Anak negeri Urimessing untuk mengembalikan persoalan pelantikan ini kepada Negeri untuk dibicarakan dan dibahas oleh 4 Mata Rumah Parentah masing-masing Marga Alfons, Samaleleway, Salakay dan Tisera.
Saat itu Penjabat berkata bahwa, Dirinya tidak akan pernah melantik Raja Urimessing sampai kapanpun, jika keempat marga dari Mata Rumah Parenta ini belum ada kesepakatan terkait persoalan yang terjadi di negeri Urimessingt," jelas Alfons. Dirirnya menambahkan, setelah pertemuan di rumah Penjabat Walikota, pada tanggal 17 Oktober 2022 dilakukan pertemuan bersama di kantor Negeri Urimessing, keempat marga sepakat bahwa Peraturan Negeri harus direvisi khususnya Mata Rumah Parentah itu harus sesuai pranata adat tanpa mengesampingkan unsur sosiologi, unsur historis dan unsur legalitas atau hukum. "Jadi dalam rapat itu disepakati bahwa seseorang diakui sebagai Mata Rumah Parenta itu bila memenuhi kriteria dalam pranata adat seperti, memiliki Batu Teung, Asal usul yang jelas, punya bukti sejarah seperti memiliki Rumah Tua dan juga pernah menjadi kepala Pemerintah di negeri Urimessing.
Hasil kesepakatan itu kemudian sudah diteruskan kepada Penjabat Walikota dalam bentuk surat resmi, dan sudah diterima karena ada tanda bukti penerimaan dari Pemkot. Nah kalau tiba-tiba Penjabat Walikota akan melantik Buke tanggal 15 November 2022 nanti lantas ini berpedoman pada kesepakatan yang mana. Itu berarti Penjabat walikota tidak komitmen dengan apa yang disampaikan dan disepakati bersama dalam rapat di rumahnya.
Penjabat sudah tidak komitmen dengan apa yang dia ucapkan sendiri, Bicara Lain Bikin Lain," ucap Rycko Weyner Alfons.
đ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
đŦ 0 Komentar
đ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Gegara Eksploitasi Telur Ikan, Kadis Perikanan KKT Ancam dan Caci Maki Wartawan.
BPS MBD Canangkan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM
Jauwerissa,Hardiknas Yang Menyentuh Pelaku Pendidik Dan Melahirkan Generasi Juara Di KKT
Prediksi Zodiak Kamu di Tempat Kerja Minggu Ini 3 Mei 2025