Peringatan World Pharmacists Day 2020, Apoteker Hebat, Masyarakat Sehat

Ambontoday.com, Ambon.- Tanggal 25 September diperingati sebagai Hari Farmasi sedunia atau World Pharmacists Day. Tentu peringatan Hari Farmasi Sedunia 25 September 2020 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya mengingat situasi penyebaran Covid-19 yang mengglobal.

Ditengah kondisi dan tantangan ini, Apoteker sebagai bagian integral dari tenaga kesehatan di Indonesia turut berperan aktif dalam upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara global maupun terkhusus di Indonesia.

Demikian disampaiakan Ketua DPD Maluku, Ikatan Apoteker Indonesia sekaligus Korwil Indonesia Timur, Drs. Beni Patiasina,MSc,MM.Apt kepada media ini.

Dikatakan, Tema Central peringatan World Pharmacists Day  2020 “Transforming Global Health” yang kemudian diangkat sebagai Sub Tema peringatan Hari Farmasi di Indonesia yakni “Cermat Menyikapi Infonrmasi dan Peredaran Obat Online”, adalah bentuk kepedulian Apoteker Indonesia dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan dan kesalahgunaan obat yang berdampak pada kesehatan masyarakat itu sendiri, jelas Patiasina.

Untuk itu, lanjutnya, sesuai jargon Apoteker Indonesia “Tanya Obat Tanya Apoteker” tidak tendensius melainkan wujud kepedulian dan peran Apoteker Indonesia sebagai tenaga profesi kesehatan khususnya di bidang obat-obatan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.

“Apoteker sebagai bagian dari tenaga profesi kesehatan memiliki kepedulian dan peran dalam memberikan pencerahan serta edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan obat-obatan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat,” ungkapnya.

Apalagi di tengah kondisi pandemic Covid-19 saat ini, dimana masyarakat begitu panik sehingga tidak lagi menyaring informasi yang baik dan benar tentang penggunaan obat-obatan yang tepat untuk kesehatan mereka, maka disitulah Apoteker Indonesia hadir untuk memberikan informasi dan edukasi yang baik dan benar.

“Ditengah situasi pandemic Covid-19 saat ini tentu masyarakat begitu panik sehingga sehingga tidak lagi menyaring informasi yang baik dan benar tentang penggunaan obat-obatan yang tepat untuk kesehatan mereka, maka disitulah Apoteker Indonesia hadir untuk memberikan informasi dan edukasi yang baik dan benar.

Baca Juga  Berikut adalah versi berita serimonial dari rilis tersebut, dengan judul yang menarik: --- Pemkot Ambon Tegaskan Komitmen Penataan Pasar Batu Merah: Tidak Sekadar Menertibkan, Tapi Juga Mencarikan Solusi AMBON, 25 Juni 2025 — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan bahwa penataan Pasar Batu Merah merupakan bagian dari komitmen serius dalam 17 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya pada prioritas ke-4. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemkot Ambon, Ronald Lekransy, Rabu (25/6), dalam keterangan resminya kepada awak media. Lekransy menjelaskan bahwa kebijakan terkait Pasar Batu Merah telah melalui kajian yang matang dan komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kebutuhan masyarakat, strategi penanganan, hingga dampak sosial dan ekonomi yang mungkin timbul. > “Penataan Pasar Batu Merah bukan keputusan yang diambil secara sepihak atau terburu-buru. Ini bagian dari strategi besar Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya. Wali Kota Ambon, Bodewin Watimena, lanjut Lekransy, secara konsisten menekankan bahwa penataan pasar harus tetap berpihak kepada rakyat, terutama para pedagang kecil. Maka dari itu, dalam proses penertiban ini, pemerintah juga memikirkan solusi jangka panjang dan alternatif tempat yang layak bagi para pedagang. > “Tidak mungkin pemerintah mematikan ekonomi masyarakat. Kita tertibkan, tapi juga harus beri solusi. Ini soal keberlangsungan hidup para pedagang,” ujar Lekransy. Ia menambahkan, Pasar Batu Merah telah eksis sejak lama dan berkembang secara alami bersama dinamika kawasan Batu Merah. Oleh karena itu, upaya penataan tidak bisa dilakukan secara instan atau represif, melainkan secara bertahap dan terukur. Saat ini, Pemkot Ambon mengambil langkah penataan, bukan penertiban dalam arti sempit. Pedagang dilarang menempati badan jalan, namun sementara waktu diberi ruang di trotoar hingga pembangunan pasar dan solusi permanen disiapkan. Lekransy juga meluruskan pernyataan yang sempat beredar di media sosial dan beberapa media lokal, terkait tudingan bahwa Wali Kota Ambon kurang berani dalam menangani persoalan Pasar Batu Merah. > “Ini bukan soal nyali. Pemerintah punya strategi. Penanganan pasar ini mempertimbangkan aspek sosial untuk menghindari konflik, aspek ekonomi agar ekonomi tetap tumbuh, dan aspek keadilan agar semua warga merasa diperlakukan setara,” katanya. Ia menegaskan bahwa Pemkot terbuka terhadap kritik dan masukan, namun mengimbau agar penyampaian di ruang publik tetap menjaga nilai-nilai budaya ketimuran dan mengedukasi masyarakat secara positif. Sebagai penutup, Lekransy berharap seluruh pihak, termasuk DPRD, bisa bekerja sama dalam semangat kolaborasi untuk menciptakan solusi terbaik bagi masyarakat Kota Ambon. > “Kami berharap penataan pasar ini tidak hanya menjadi solusi sesaat, tapi menjadi langkah berkelanjutan menuju kota yang lebih tertib, adil, dan sejahtera,” tutupnya. --- Jika Anda menginginkan versi cetak, infografis, atau teks untuk media sosial juga, saya bisa bantu menyusunnya.

Selamat merayakan World Pharmacists Day 25 September 2020. Apoteker Hebat, Masyarakat Sehat,” kata Patiasina. AT008