Awal Tahun Ajaran 2026/2027, SD Kristen Nania Luncurkan Program Child Community Hero untuk Bentuk Generasi Berkarakter

Ambon today.com_Ambon, 16 Juli 2026 – SD Kristen Nania, Kota Ambon, mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan meluncurkan program Child Community Hero, hasil kolaborasi bersama Yayasan Pohon Sagu. Peluncuran program tersebut dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, pimpinan OPD, Ketua Cabang YPPK dr. Jakob Bernadus Sitanala, Ketua Klasis Pulau Ambon Utara, Ketua Majelis Jemaat GPM Nania, Yayasan Pohon Sagu, Komunitas Bahasa Basudara, komite sekolah, guru, orang tua, dan siswa.

Kepala SD Kristen Nania, Pdt. Ficca Rumahruson, M.Si, mengatakan sekolah mengusung visi baru, yakni mewujudkan generasi yang berkarakter unggul, kreatif, berbudaya, dan berwawasan global. Menurutnya, visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, di antaranya literasi Alkitab, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, budaya sekolah aman dan nyaman (BESAN), serta penguatan pembelajaran Bahasa Inggris melalui Komunitas Bahasa Basudara.

“Program-program ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi langkah nyata untuk membentuk karakter, keterampilan abad ke-21, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua,” ujar Ficca.

Ketua Cabang YPPK dr. Jakob Bernadus Sitanala mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan SD Kristen Nania. Ia menilai kemajuan sekolah tidak terlepas dari kerja sama kepala sekolah, guru, yayasan, mitra pendidikan, serta dukungan penuh orang tua.

Menurutnya, sekolah juga menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai toleransi karena peserta didik berasal dari berbagai latar belakang agama.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pohon Sagu, Imanuel Lawalata, menjelaskan filosofi “Pohon Sagu” yang menjadi dasar gerakan yayasan. Ia menilai pendidikan karakter harus dimulai dari akar yang kuat agar anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan keberanian berbuat baik.
“Program Child Community Hero dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan keterampilan hidup anak sejak usia dini,” katanya.

Baca Juga  Hanura Maluku Gaungkan Perubahan: Musda IV Fokus Benahi Korupsi dan Perkuat Rakyat Kecil

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun SD Kristen Nania bersama Yayasan Pohon Sagu. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), pendidikan karakter menjadi kebutuhan utama bagi generasi muda.

Ia menegaskan bahwa anak-anak tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus dibekali kecerdasan emosional, mental yang kuat, serta lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan perundungan.

“Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang memiliki empati, jiwa kepemimpinan, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Wattimena.

Melalui peluncuran Child Community Hero, SD Kristen Nania berharap mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, peduli terhadap sesama, serta siap menjadi generasi masa depan yang membanggakan bagi Kota Ambon.( O.l )

Tinggalkan Balasan