Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Dimulai dari BurseL, Bupati La Hamidi Ajak Warga Rawat Alam

NAMROLE, Ambontoday.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buru Selatan (Bursel) menggelar aksi penanaman pohon kasuari atau cemara laut dalam rangka Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di kawasan Tanjung Merpati, Pantai Waefusi, Desa Waefusi, Kecamatan Namrole, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan dihadiri Bupati Buru Selatan La Hamidi, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Buru Selatan Elin Seleky yang juga menjabat Wakil Ketua II DPRD, Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Maluku, Ir. John Lefmanut, Ketua DPRD Madoly Umasangadji, Anggota DPRD dari Partai Demokrat Tresye Seleky, Asisten I Setda Bursel Hery Waemese, Dinas Lingkungan Hidup, unsur LSM, PMI, jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat, simpatisan, guru dan siswa-siswi SMK Buru Selatan, serta Pemerintah Desa Waefusi.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Bupati La Hamidi memberikan apresiasi kepada Partai Demokrat yang telah menginisiasi gerakan penghijauan tersebut. Menurutnya, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan investasi bagi masa depan generasi mendatang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Partai Demokrat yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat positif ini. Menanam pohon adalah investasi bagi masa depan anak cucu kita,” ujar La Hamidi.

Ia mengatakan, perubahan iklim, berkurangnya tutupan hutan, hingga meningkatnya ancaman bencana lingkungan merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, menjaga kelestarian alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Menurut La Hamidi, pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida, pohon juga berfungsi menjaga sumber mata air, mencegah erosi, mengurangi risiko banjir, serta menjadi habitat berbagai jenis satwa.

Baca Juga  Polres Bursel Matangkan Pengamanan Idul Fitri Lewat Lat Pra Ops Ketupat Salawaku 2026

Ia menilai pemilihan pohon kasuari atau cemara laut sangat tepat karena memiliki nilai ekologis tinggi dan mampu tumbuh dengan baik di kawasan pesisir sehingga dapat memperkuat kawasan hijau di Kabupaten Buru Selatan.

Bupati berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni penanaman saja, tetapi seluruh pihak bersama-sama menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

La Hamidi juga mengajak generasi muda untuk menjadikan budaya menanam pohon sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, dimulai dari lingkungan rumah, sekolah, tempat ibadah, kantor hingga ruang-ruang publik.

“Kita ingin Buru Selatan semakin hijau, bersih, indah, dan nyaman. Semua itu hanya dapat terwujud apabila masyarakat memiliki kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, La Hamidi turut mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai memudar di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menginstruksikan kepada Asisten I untuk menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk menggerakkan masyarakat melakukan aksi bersih-bersih lingkungan menjelang Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Buru Selatan.

“Saya berharap semangat gotong royong ini kembali menjadi budaya masyarakat. Kalau pemerintah, organisasi politik, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dapat bekerja sama menjaga lingkungan, maka pembangunan berkelanjutan akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

Sementara itu, sambutan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Elwen Roy Pattiasina yang dibacakan oleh Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Maluku, Ir. John Lefmanut menyampaikan bahwa Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat yang diperingati setiap 9 September.

Baca Juga  Pantau Pesta Demokrasi 2024, Bupati Safitri Malik Tinjau TPS di Kecamatan Namrole
oppo_2

Program tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 10 Juli hingga 28 Agustus 2026 melalui berbagai aksi sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Di Provinsi Maluku, Kabupaten Buru Selatan menjadi daerah kedua yang melaksanakan gerakan tersebut setelah Kota Ambon.

Dalam sambutannya dijelaskan bahwa Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan gerakan pengabdian nasional yang dicanangkan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional di bidang pelestarian lingkungan serta penguatan budaya gotong royong.

Selain mendukung program pemerintah, kegiatan tersebut juga bertujuan menunjukkan kehadiran nyata Partai Demokrat di tengah masyarakat melalui aksi-aksi sosial yang bermanfaat sekaligus mengajak masyarakat kembali menghidupkan kearifan lokal dalam menjaga lingkungan.

Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Maluku juga mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya menanam pohon, tetapi ikut bertanggung jawab merawatnya hingga tumbuh besar.

“Jangan hanya menanam hari ini lalu dibiarkan. Pohon-pohon ini harus kita jaga bersama sampai hidup dan tumbuh besar. Itulah bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat dan lingkungan,” pesannya.

Melalui kegiatan tersebut, Partai Demokrat berharap Gerakan Langit Biru Indonesia Asri menjadi momentum memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang.

[ Nar’Mar ]
.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkini