AmbonToday
Menu Utama

Benhur Watubun: Pemuda Harus Jadi Model Sosial Pembangunan, Bukan Generasi Konsumtif

O

Oleh: Olvi

Friday, 30 October 2026 | 11:32 WIT

Benhur Watubun: Pemuda Harus Jadi Model Sosial Pembangunan, Bukan Generasi Konsumtif

Ambon today. com_AMBON – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, ST, mendorong generasi muda di Maluku untuk tampil sebagai kekuatan produktif dalam pembangunan daerah dan bangsa. Menurutnya, pemuda harus memiliki inovasi, gagasan, serta jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) agar mampu menjadi modal sosial yang membawa perubahan positif.

Pesan tersebut disampaikan Benhur Watubun dalam momentum kegiatan pada Jumat (30/10/2026).

Ia menegaskan, pemuda yang memiliki semangat berkarya, berinovasi, dan menciptakan terobosan merupakan aset penting bagi kemajuan masyarakat. Sebaliknya, generasi muda yang hanya berpangku tangan tanpa kontribusi dinilai sebagai bentuk kebangkrutan sosial.

"Pemuda yang bangkit, punya inovasi, gagasan, dan jiwa entrepreneur, itu adalah kapital sosial atau modal sosial. Tetapi pemuda yang hanya tidur dan berpangku tangan, itu merupakan kebangkrutan sosial," tegasnya.

Benhur berharap, generasi muda tidak terjebak dalam pola hidup konsumtif, melainkan mampu membangun pola pikir produktif dengan menghadirkan gagasan dan terobosan nyata bagi kepentingan daerah, bangsa, dan negara.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan, termasuk menciptakan dinamika politik dan pembangunan yang lebih maju serta menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sebagai pimpinan DPRD Provinsi Maluku yang juga berasal dari kalangan muda, ia mengajak generasi muda untuk menunjukkan kecintaan terhadap bangsa melalui karya, pemberdayaan diri, serta pemanfaatan potensi yang dimiliki demi kepentingan bersama.

Di sisi lain, Benhur turut menyoroti pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya melalui kebijakan transfer keuangan daerah (TKD) yang memadai. Menurutnya, ruang fiskal yang kuat sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah dapat berinovasi dan merealisasikan berbagai gagasan pembangunan, termasuk ide-ide kreatif dari kalangan pemuda.

Ia menilai, dukungan anggaran yang cukup akan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan kewirausahaan, pemberdayaan UMKM, serta penciptaan lapangan ekonomi baru bagi generasi muda.

Benhur juga mendorong agar ruang diskusi kepemudaan tidak hanya berhenti pada pembahasan tema-tema umum, tetapi perlu diarahkan pada persoalan yang lebih praktis dan spesifik, seperti pengembangan UMKM, penguatan ekonomi daerah, serta pembentukan karakter entrepreneur di kalangan anak muda.

"Diskusi harus ditindaklanjuti dengan gagasan-gagasan yang lebih konkret dan profesional, sehingga mampu menghasilkan terobosan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan pada dasarnya harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup manusia. Karena itu, terdapat tiga kebutuhan mendasar yang harus menjadi perhatian bersama, yakni kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

"Tugas pemerintah memastikan tiga hal, badan sehat, otak cerdas, dan perut kenyang. Artinya, kesehatan harus terjamin, pendidikan harus berkualitas, dan ekonomi masyarakat harus mapan," tandas Benhur.

Ia berharap, semangat produktivitas dan kewirausahaan dapat menjadi karakter generasi muda Maluku, sehingga mereka tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku utama yang ikut menentukan masa depan daerah dan bangsa.( O. l )

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!

Topik Terkait: Berita AmbonToday