Bupati Safitri Malik Ancam Copot Kapus Tidak Serius Tangan Stuntingย
Hadir pada acara tersebut Bupati Safitri Malik Soulisa, Wakil Bupati Gerseon Elieser Selsily, Staf Dinas Kesehatan, Polres Bursel dan sejumlah pimpinan OPD lingkungan Pemda BurseL. "Kalau tim datanya khususnya Kapus-Kapus yang tidak mau tahu, ada yang dua sampai 7 bulan masukan datanya, jangan marah. Karena 3 bulan yang lalu saya rapat dengan semua Kapus, saya hanya ingin melihat keseriusan mereka untuk menangani masalah stunting," ujar Bupati..
Kata Bupati, seorang ASN (birokrasi) namun tidak patuh dan tidak loyal terhadap perintah atasan sebut Bupati segera di mutasi. "Kita segera mutasi. Saya ingin supaya agar ada rolling juga," tandas Bupati.
Kata Bupati lanjut, hal (mutasi) itu tidak ada pilihan dan tidak bisa di tolerir, harus dilakukan jika ada Kapus yang tidak serius menangani persoalan stunting di Buru Selatan. "Karena yang saya lihat, rasa kepedulian terhadap permasalahan yang dialami oleh anak-anak kurang adanya kepedulian sekali," ungkap Bupati. Sebelumnya pada sambutannya dia menyampaikan bahwa, berdasarkan keputusan Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) bernomor 440/77 tahun 2022 tentang, tim percepatan penurunan stunting di Bursel, dimana sudah 7 aksi yang di selenggarakan Pemda Bursel melalui Dinas Kesehatan Kabupaten setempat.
Bupati menjelaskan, ke-7 aksi tersebut diantaranya, aksi analisis situasi, kegiatan dan peraturan Bupati tentang peran desa, rembuk stunting, pembinaan kader pembangunan manusia (KMP), sistim management data, pengukuran dan publikasi stunting dan terakhir aksi review kinerja tahunan konvergensi stunting. Dijelaskan, percepatan penurunan stunting sudah 7 kali dilaksankan Pemda Bursel termasuk hari ini dilakukan untuk dapat mengevaluasi kegiatan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal yang berada di lingkup Pemda Bursel. Menurutnya, review kerja tahun yang dilaksanakan ini adalah, penilaian terhadap kinerja pelaksanaan program percepatan penurunan stunting selama 1 tahun berjalan, "hal ini dilakukan tujuannya untuk dapat membandingkan rencana dan realisasi target kinerja penyerapan anggaran dan waktu penyelesaian," jelas Bupati. Lanjutnya, intervensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting pada sektor kesehatan berkontribusi sebesar 30 persen dan intervensi spesifik diantaranya 11 indikator layanan kesehatan. "Sedangkan pada sektor non kesehatan berkontribusi sebesar 70 persen,โ pungkas Safitri Malik. (Biro BurseL) .
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kapolres BurseL: Rekomendasi Pansus DRPD Terkait Dana Pendidikan dan Kesehatan Ditangani Kejari Buru
8 hours ago
Polres Bursel Tangani 99 Laporan Polisi Sepanjang 2026, Kasus Kekerasan Anak Jadi Perhatian
12 hours ago
Kapolres BurseL: 18 Saksi Diperiksa dalam Kasus Oli Diduga Palsu, Tersangka LA Tak Ditahan
14 hours ago
Kapolres BurseL Siapkan Bantuan Air Bersih Rutin, Ajak Pemda dan Pemuda Atasi Dampak Kekeringan
1 day agoRekomendasi Untuk Anda
Resep Mie Ayam Abang-Abang yang Sangat Menggoda!
Hebo,,,,, Muluskan Gugatan Utukaman, Andreas Go Palsukan Dokumen Pemda
Pasca Gempa 7.9 SR, Puskesmas Tansel Jadi Skala Prioritas Pembangunan
Hunuth: Api Padam, Hukum Masih Redup Hunuth Butuh Kepastian Hukum