Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang βOKβ
βRiau, Ambontoday. com.- Di tengah semangat 149 tahun Karantina Indonesia, komoditas perikanan Riau kembali melangkah ke pasar dunia. βIni ditandai dengan, sebanyak 464 kg kerang ungu (live mangrove clam) senilai Rp42 juta asal Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, resmi dikirim menuju Vietnam oleh PT Indo Prima Wiratama (PT IPW) melalui Cargo Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
β
βHal ini disampaikan melalui rilis pers yang dikirim Kepala Badan Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Riau, Abdur Rohman kepada media ini, Selasa 22 September 2026.
β
βMenurutnya, Ekspor ini semakin istimewa, karena komoditas tersebut diproses melalui Instalasi Karantina Ikan (IKI) PT.
IPW di Dumai yang telah memenuhi persyaratan karantina.
β
β"Keberadaan IKI menjadi bagian penting dalam memastikan komoditas perikanan yang akan dilalulintaskan memenuhi persyaratan kesehatan dan dapat mendukung kelancaran proses ekspor.
β
βSebelum diberangkatkan, kerang ungu telah melalui pemeriksaan karantina dan memenuhi persyaratan kesehatan yang dibuktikan dengan penerbitan Health Certificate (HC) oleh Karantina Riau," jelas Abdu Rohman.
β
βMenurutnya, Ekspor perdana ini menjadi momentum istimewa karena berlangsung bertepatan dengan HUT Karantina Indonesia ke-149.
β
β"Selain membuka peluang pasar internasional bagi komoditas perikanan Riau, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa IKI yang memenuhi persyaratan dapat menjadi bagian dari rantai jaminan kesehatan komoditas sekaligus mendukung perdagangan produk perikanan Indonesia.
β
βEkspor ini menjadi langkah positif bagi pelaku usaha sekaligus membuktikan bahwa potensi perikanan Riau memiliki peluang untuk menembus pasar global.
β
βMomentum HUT Karantina Indonesia ke-149 kami jadikan semangat untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat sinergi agar semakin banyak komoditas unggulan Riau mampu menembus pasar internasional," ucap Abdu Rohman.
β
βDirinya menyampaikan, Keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi pelaku usaha, Karantina, Bea Cukai, Bandara, Cargo, dan stakeholder terkait, sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapan instalasi dalam mendukung kelancaran ekspor.
β
β"Dari Pulau Rupat, melalui instalasi yang βOKβ, menuju pasar Vietnam. Karantina Kuat, Kolaborasi Hebat, Produk Riau Mendunia," tutup Rohman. (BKHITRiau/AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
1 month ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
1 month ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
1 month ago
Batu Badaun Legenda Kesetiaan Abadi dari Tanah Maluku
1 month agoRekomendasi Untuk Anda
Cara Kerja Detonator: Penjelasan Lengkap Tentang Ini
Bupati Bursel Resmikan Kantor Baru PT.Bipolo Gidin Ferry Tanjung Kabat Tambah Dua Titik Singgah
Menakar Kejujuran di Pompa Bensin: Tim Metrologi Bursel Pastikan Hak Konsumen Terjaga
Tanggap Cepat Bencana, Dinas Sosial Ambon Salurkan Bantuan Untuk Korban Longsor dan Banjir
Kafe Sarang Kawalinya Hadir di Ambon, Gregorio Linusa: Ingin Jadi" Rumah Kedua" Warga