Komisi I DPRD Ambon Tunda Penetapan Batas Lahan Halong, Libatkan Kemenhan
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Fadly Toisutta, menjelaskan persoalan ini bermula dari relokasi 28 kepala keluarga pada tahun 1983. Seiring waktu, terjadi pergeseran batas lahan hingga mencapai sekitar 58 meter, yang dinilai berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga. โJangan sampai persoalan ini masuk ke rumah-rumah masyarakat.
Karena itu masyarakat Negeri Halong melapor ke DPRD dan hari ini kami tindak lanjuti lewat RDP,โ ujar Fadly kepada wartawan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon, Selasa (13/1/2026). Dalam RDP tersebut, Komisi I menerima berbagai keterangan dan pertanyaan yang ditujukan kepada BPN dan pihak terkait. Namun, DPRD memutuskan menunda penetapan batas wilayah karena belum adanya kejelasan dan konfirmasi menyeluruh dengan pemerintah negeri setempat.
Menurut Fadly, persoalan batas lahan menyangkut legitimasi hukum sehingga tidak boleh diputuskan secara tergesa-gesa. Selain itu, Komisi I juga menyoroti kawasan pesisir pantai Halong yang dinilai memiliki potensi sebagai kawasan ekonomi baru bagi masyarakat. Ia mengakui sempat muncul kekhawatiran adanya pembatasan aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM di kawasan tersebut.
Namun, pihak TNI Angkatan Laut telah memberikan klarifikasi serta membuka ruang dialog. โKita berharap ada harmonisasi. DPRD ingin duduk bersama untuk mengidentifikasi potensi kawasan ekonomi baru, khususnya di pantai Halong,โ katanya.
Fadly mencontohkan pembangunan gazebo yang bersumber dari dana desa namun kemudian dilarang pemanfaatannya, padahal selama ini dimanfaatkan untuk aktivitas UMKM yang dikelola koperasi dan memberi dampak ekonomi bagi warga. Ke depan, Komisi I DPRD Kota Ambon berencana melakukan konsultasi dengan Kementerian Pertahanan, mengingat seluruh aset dan sertifikat TNI berada di bawah kewenangan kementerian tersebut. DPRD memastikan akan mengawal persoalan ini secara menyeluruh dengan mengedepankan pendekatan persuasif.
โIni langkah awal untuk memetakan persoalan. Prinsipnya kita ingin ada kejelasan, tidak merugikan masyarakat, dan tetap menjaga kepentingan negara,โ tutup Fadly.( o. l )
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Basarnas Ambon dan Resort Space Island Jajaki Pembentukan Kampung Rescue
3 weeks ago
Hari Lansia Nasional, Ambon Perkuat Komitmen Wujudkan Lansia Sehat dan Produktif
4 months ago
Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Persatuan, Ambon Diajak Tunjukan Sportivitas Kepada Dunia
4 months ago
Ambon Bersih Dimulai dari Warga, BNI Serahkan 10 TPS untuk Kota Sehat
4 months agoRekomendasi Untuk Anda
Pemkot Ambon Lakukan Penebangan Pohon untuk Keselamatan Warga
Ulang Tahun Baznas Ke-22, Bupati Bursel Harap Pengelolaan Zakat Efektif dan Efisienย
Dukcapil KKT Lakukan Program Saber Jebol di Kecamatan Selaruย
Bupati Safitri Buka PD- PKNU dan Konfercab PCNU Bursel
Setdaย Buka Acara Vaksinasi Massalย