Langkah Kerukunan dari Namrole: Jalan Sehat Kemenag BurseL Menyemai Toleransi dan Solidaritas Kemanusiaan
Diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru Selatan, jalan sehat ini menjadi simbol kuat persatuan lintas iman. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menghadirkan aksi nyata solidaritas kemanusiaan melalui penggalangan donasi bagi korban bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh—sebuah pengingat bahwa duka saudara sebangsa adalah duka bersama. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru Selatan, H.
Raba La Embo, menegaskan bahwa Jalan Sehat Kerukunan tidak dimaknai semata sebagai aktivitas olahraga, melainkan ruang kebersamaan untuk merawat persatuan dan meneguhkan nilai moderasi beragama. “Perbedaan yang kita miliki bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. Jalan Sehat Kerukunan menjadi sarana nyata untuk menumbuhkan toleransi dan menjaga harmoni sosial,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat tampak sejak garis start hingga garis akhir. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga aparatur pemerintahan berjalan berdampingan tanpa sekat, menghadirkan suasana hangat penuh persaudaraan. Di tengah langkah-langkah itu, tangan-tangan kepedulian turut terulur melalui donasi kemanusiaan—mewujudkan empati dari timur Indonesia bagi saudara yang tengah diuji bencana.
Pada kesempatan tersebut, H. Raba La Embo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan HAB Kemenag ke-80. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bupati Buru Selatan La Hamidi, Wakil Bupati Gerson Elieser Selsily, Ketua DPRD Ahmad Umasangadji, Sekda Hadi Longa, anggota DPRD Provinsi Maluku Solihin Buton dan Ridwan Nurdin, anggota DPRD Kabupaten Adam Hasan Kadatua, La Musni, dan Said Ode, unsur TNI–Polri, TP-PKK, Dharma Wanita, BUMN, Bank BSI Ambon, Bank BNI dan BRI Cabang Namrole, BPJS, Pegadaian, ASN Pemkab Buru Selatan, serta seluruh panitia pelaksana.
Sementara itu, Bupati Buru Selatan La Hamidi mengapresiasi pelaksanaan Jalan Sehat Kerukunan yang dinilainya mampu menghadirkan ruang silaturahmi dan mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat. “Keharmonisan adalah modal utama membangun Buru Selatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa toleransi dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana, namun berdampak nyata bagi persatuan dan kemanusiaan,” kata Bupati.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, serta memperkuat kolaborasi demi menjadikan Buru Selatan sebagai rumah bersama yang damai dan inklusif. Rangkaian kegiatan ditutup dengan undian kupon berhadiah. Ratusan doorprize dibagikan kepada peserta, menambah semarak dan keceriaan hingga akhir acara.
Namun lebih dari hadiah materi, Jalan Sehat Kerukunan meninggalkan pesan mendalam: bahwa dari Namrole, kerukunan dapat dilangkahkan, dan dari kebersamaan, kemanusiaan dapat dirawat. [Nar'Mar]
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Cegah Dampak Kabut Asap, Bupati Bursel Pimpin Pembagian Ribuan Masker Gratis di Buru Selatan
3 days ago
Komisi III DPRD Bursel Bahas APBD Perubahan 2026, Pagu PUPR Naik Jadi Rp36,37 Miliar
2 weeks ago
Komisi II DPRD Bursel Bahas Perubahan Pagu Anggaran Sejumlah OPD
2 weeks ago
Komisi I DPRD Bursel Rekomendasikan Tambahan Anggaran untuk Inspektorat dan Sekretariat DPRD
2 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Angka Kematian Bayi di Maluku Turun 80 Persen
Langkah Konkret Pemerintah Kota Ambon: Pembangunan Mal Pelayanan Publik Bersama PT Modern Multi Guna
Pemkot Ambon Serahkan Lima Usulan Ke DPRD