PKB Maluku Tetapkan Jumat sebagai Hari Fraksi, Ruang Aspirasi Rakyat Dibuka Lebih Luas

Bursel, Ambontoday.com – Di tengah dinamika pembangunan dan beragam kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku mengambil langkah baru untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya. Melalui program bertajuk “PKB Mendengar Aspirasi Masyarakat”, setiap hari Jumat resmi ditetapkan sebagai Hari Fraksi PKB di seluruh wilayah Maluku.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu agenda strategis DPW PKB Maluku periode 2026–2031 yang dirancang untuk menghadirkan ruang dialog yang lebih terbuka antara masyarakat dan para legislator PKB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Ketua PKB Kabupaten Buru Selatan, Arifudin, didampingi Sekretaris Basir Solissa yang juga anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan serta anggota DPRD lainnya, Ari Wali, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud komitmen partai dalam memastikan suara masyarakat dapat tersalurkan secara langsung kepada para wakil rakyat.

Pernyataan itu disampaikan di Sekretariat PKB Kabupaten Buru Selatan, Namrole, Jumat (5/6/2026).

Menurut mereka, Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, S.H., menegaskan bahwa program ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, aspirasi, maupun usulan pembangunan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif.

“PKB ingin memastikan bahwa kehadiran kader dan wakil rakyat di parlemen benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, setiap hari Jumat kami membuka ruang yang lebih luas untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Basri Damis sebagaimana disampaikan dalam program tersebut.

Sebagai tindak lanjut, DPW PKB Maluku menginstruksikan seluruh anggota DPRD Provinsi Maluku dari PKB untuk berkantor di Kantor DPW PKB Maluku setiap hari Jumat. Sementara anggota DPRD kabupaten dan kota diwajibkan berkantor di kantor DPC PKB masing-masing guna menerima, menampung, dan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat di daerah.

Baca Juga  KPU BurseL Gelar Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon, Petahana Dapat Nomor Urut 3

Program ini mengusung slogan “Hari Jumat adalah Hari Fraksi PKB, PKB Mendengar Aspirasi Masyarakat”, sebuah semangat yang diharapkan mampu memperkuat budaya politik yang lebih terbuka, partisipatif, dan dekat dengan kebutuhan rakyat.

Tak hanya mengandalkan pertemuan tatap muka, Fraksi PKB di seluruh Maluku juga didorong untuk memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana komunikasi publik.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan keluhan, masukan, maupun gagasan pembangunan tanpa terbatas oleh jarak dan waktu.

Bagi PKB Maluku, mendengar rakyat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab politik yang harus dijalankan secara berkelanjutan.

Aspirasi yang lahir dari desa-desa, pesisir, perkampungan nelayan hingga pusat-pusat kota diharapkan dapat menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Melalui peluncuran Program PKB Mendengar Aspirasi Masyarakat, DPW PKB Maluku berharap dapat menghadirkan jembatan yang semakin kokoh antara rakyat dan wakilnya di parlemen. Sebab, di setiap suara yang disampaikan masyarakat tersimpan harapan akan perubahan, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan yang lebih baik.

Komitmen tersebut sekaligus menegaskan bahwa PKB Maluku ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar denyut kebutuhan rakyat, serta memperjuangkan berbagai harapan dan kepentingan publik melalui kerja-kerja legislatif dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

[Nar’Mar]

.

Berita Terkini