Mati Mesin di Laut, Pos SAR Banda Evakuasi Amin dengan Selamat
ββBeruntung berkat kesigapan Pos SAR Banda, pencarian pun dilakukan dan Amin berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat. ββDemikian update kejadian Lakalaut yang diterima media ini dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah, pada Rabu 7 Januari 2026. βMenurutnya, laporan terkait kejadian Lakalaut ini diterima dari Rusli (keluarga korban) pada 08:15 Wit.
ββSesuai laporan yang diterima, pada Selasa 6 Januari 2026, Amin pergi melaut pada pukul 12:00 Wit menggunakan perahu ketinting, namun sampai hari Rabu 7 Januari dirinya tak kunjung pulang, warga desa setempat juga sudah berupaya melakukan pencarian namun hasilnya nihil. ββ"Setelah warga melakukan pencarian namun hasilnya nihil, pada Rabu 7 Januari Kansar (kantor SAR) Ambon menerima laporan dari salah satu keluarga korban atas nama Pak Rusli. βSesuai laporan maka Lokasi kejadian yakni, di Perairan Desa Salamon Banda Besar LKK : 4Β°33'25.78"S - 129Β°59'2.80", Jarak dari Pos SAR Banda ke LKK Β± 7,94 NM dengan heading 107Β° arah Timur dari Pos SAR Banda menggunakan Google earth," jelas Arafah.
ββSetelah mendapat laporan, lanjut KakanSAR Ambon, operasi pelaksanaan SAR dilakukan Pada Tanggal 07 Januari 2026 Pkl. 09.45 WIT. Selang beberapa waktu KKP Ambon menerima info dari Korpos Banda bahwa korban telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan Pada Koordinat 4Β°38'19.59"S, 130Β°2'16.80"E Jarak dari LKK ke Lokasi Ditemukan Β± 5.96 NM dan Heading 148.10Β° Arah Timur Tenggara dari LKK dan Dievakuasi ke Pelabuhan Banda.
ββ"Pada Pukul 10.23 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan banda. Sehubungan dengan telah di evakuasi 1 (satu) orang korban (Amin) dalam keadan selamat maka Ops SAR dinyatakan ditutup, kepada Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masings dengan diucapkan terima kasih," ungkapnya. βUnsur SAR Terlibat terlibat yakni, Rescuer POS SAR Banda 6 Orang, TNI AL Banda 1 Orang, KORAMIL Banda 1 Orang, POLAIR Banda 1 Orang, POLSEK Banda 1 Orang, dan Masyarakat setempat 6 Orang .
βAlut dan Palsar yang digunakan yakni, RIB 1 Unit, Longboat Masyarakat 3 Unit. Operasi SAR dilakukan di tengah kondisi cuaca Berawan Tebal, Angin Tenggara β Barat Laut, 10 - 22 Knots, dengan tinggi gelombang rendah 0,5-1,25 meter. (AT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Pilkada Bursel, Paslon SAFITRI-HEMFRI Jalani Rikes di RSUD Haulussy Ambon
Lewerissa, "Prioritas Konsep Hilirisasi Sektor Perikanan Ketimbang LIN"
Telkomsel Lanjutkan Pengalihan Jaringan 3G di Kota Ambon
Berhati-hatilah! Inilah 8 Strategi Licik Orang dengan Kepribadian NPD yang Sering Memanipulasi Anda
Kebut Operasional Blok Migas Masela, Mentri ESDM Utus Watimena ke Tanimbar