Peringati Hari Statistik ke-63 Tahun, BPS Maluku Gelar Seminarย Berkualitas Untuk Indonesia Maju
Izach Matitaputty sebagai Nara sumber, Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwalapia, dan 103 Peserta. Dalam arahan Pattiwalapia mengatakan, salah satu aspek penting untuk mendukung Strategi Penanggulangan Kemiskinan adalah tersedianya data kemiskinan yang akurat dan tepat sasaran. Pengukuran kemiskinan yang dapat dipercaya dapat menjadi instrumen tangguh bagi pengambil kebijakan dalam memfokuskan perhatian pada kondisi hidup orang miskin. "Data kemiskinan yang baik dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah terhadap kemiskinan, membandingkan kemiskinan antar waktu dan daerah, serta menentukan target penduduk miskin dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka," katanya.
Diakui, Secara umum kemiskinan didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang tidak mampu memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Definisi yang sangat luas ini menunjukkan kemiskinan merupakan masalah multi dimensional, sehingga tidak mudah untuk mengukur kemiskinan dan perlu kesepakatan pendekatan pengukuran yang dipakai. Untuk mengukur tingkat kemiskinan di Indonesia, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan & bukan makanan). "Kegiatan Seminar yang dilakukan oleh BPS Provinsi Maluku mengambil tema โTantangan dan Peluang Mengatasi Kemiskinan Maluku: Peran Statistik Berkualitas untuk Kemajuan Malukuโ dan merupakan bagian dari perayaan Hari Statistik Nasional yang jatuh pada tanggal 26 September setiap tahunnya. Tema ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi oleh Provinsi Maluku dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan,"jelasnya. Ditambahkan, tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan literasi statistik, mendorong kolaborasi antar stakeholder, serta membuka pintu bagi perbincangan dan perumusan strategi konstruktif dalam mengatasi tantangan kemiskinan yang dihadapi oleh Provinsi Maluku. "Semoga dengan semangat dan tekad yang kuat, kita dapat melaksanakan kegiatan ini dengan lancar dan sukses, serta dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Maluku dan Indonesia," harapnya. (AT-009)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Program Polisi Mengajar, Anakotta Sambangi Guru dan Siswa SMA Negeri 15 Ambon
Penerapan GRC Bukan Sekadar Pemenuhan Regulasi, Wujud Kesadaran Insan Jasa Raharja
Tingkatkan Kualitas Layanan, Jasa Raharja Terapkan Parameter Utama Kinerjaย
Waemese Resmi Nakhodai Perindo BurseL: Sebuah Awal dari Harapan dan Perjuangan Baru
Wattimena : ASN Pemkot Integrasi NIK Jadi NPWP