Renhoat Minta Pemuda Bersatu Bangun Kota Tual Tanpa Perbedaan
Tual, ambontoday. com - Ketua DPRD kota Tual, Hj Aisyah Renhoat kepada Ambontoday. com diruang kerjanya selasa (27/10/2026) mengatakan dengan hari Sumpah pemuda ke -98, pemuda - pemudi Indonesia pada umumnya, dan khususnya pemuda pemudi di kota Tual harus bersatu, tetap semangat menjaga persatuan demi kejayaan Indonesia, terutama kota Tual, tanpa. membeda - bedakan status sosial sesama yang lain, namun sebagai pemuda/i harus tetap bersatu dan berkarya untuk membangun kota Tual di berbagai bidang, demi kesejahteraan masyarakat kota Tual ke depan.
"Hari sumpah pemuda tahun ini, para pemuda pemudi tual harus bersatu, tanpa membeda -bedakan dan bekerjalah untuk membangun kota tual," ungkap Aisyah.
Ia menambahkan, pemuda pemudi kota Tual harus bangkit karena saat ini, pemuda pemudi
masih dalam masa perjuangan yang sesungguhnya, tetaplah berpedoman dengan ikrar Sumpah Pemuda."satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air pemuda Indonesia."
Aisyah Renhoat yang adalah Politisi PKS itu, menyerukan agar pemuda pemudi kota Tual tidak menjadi generasi yang instan akibat perkembangan teknologi, melainkan terus menjaga persatuan, integritas, dan semangat patriotisme serta para pemuda pemudi di kota Tual, agar berani, tangguh, dan berprinsip untuk bersatu dan bekerja keras untuk mewujudkan kota Tual yang maju, bersih, dan berwibawa di tingkat Propinsi Maluku dan pusat.
"Pemuda harus bekerja keras, ikut teknologi yang ada saat ini, jangan kita malas bangkit majukan kota tual," pesan Aisyah.
Menurut Aisyah Renhoat, para pemuda kota Tual harus menjadikan Sejarah sebagai Inspirasi, yaitu pemuda dapat merenungkan dan meneladani semangat para pendahulu tahun 1928 untuk merespons tantangan zaman saat ini, dimana tantangan Generasi muda diharapkan terus percaya pada potensi diri, menjauhi perpecahan, dan berperan aktif sebagai agent of change (agen perubahan) bagi kemajuan kota Tual ke depan
"sejarah sumpah pemuda itu penting, harus kita renungkan, percaya diri, jauhkan perpecahan bangun kota tual,"kata Aisyah."
Kata Dia, keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan mutlak untuk membangun ketangguhan bangsa.
yang lahir dari persatuan menjadi modal utama bagi generasi muda untuk melakukan pembangunan peradaban yang berdaya saing di Kota Tual.
Untuk itu Aisyah Renhoat, meminta kepada para pemuda di kota Tual, untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibnas) dan menjauhkan diri dari konsumsi minuman keras, narkoba, yang selalu memicu konflik, serta menjaga toleransi antar umat beragama di kota Tual, agar selalu aman dan damai.
"jadilah pemuda yang bersatu jangan mudah terpecah oleh isu sara dan politik, jaga kamtibnas, ingat semboyan kita ain ni ain, hidup dengan penuh persaudaraan, hargailah perbedaan junjung tinggi persatuan, Itulah kekuatan Sumpah Pemuda di Tual,"tegas Renhoat. "
Tiga Ikrar Sumpah Pemuda (1928)
1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. (AT/OL)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Jimal Kabalmay Ajak Warga Jaga Toleransi Dan Kamtibnas Jelang Sidang Ke-46Β MPL Sinode GPM
3 days ago
Ketua DPRD Kota Tual Dukung Bhakti Sosial Ketum Bhayangkari Jelang HKGB ke-74
1 month ago
Ketum Bhayangkari Gelar Bhakti Sosial di Kota Tual Sambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74
1 month ago
Tual Raih Penghargaan Nasional Pengendalian Inflasi, Wali Kota Siapkan Strategi Hadapi Dampak Geopolitik Global
5 months agoRekomendasi Untuk Anda
Warga Makatian Tuntut Penjelasan Resmi PLN atas Pemutusan Listrik Sepihak
Komisi II DPRD Maluku Gelar Rapat Evaluasi Pengawasan Bersama Mitra
DPRD Tunda Rapat Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Anggaran
DPRD Maluku Tetapkan 10 Propemperda