WAKIL BUPATI BURU SELATAN TINJAU JALAN NASIONAL PENGHUBUNG DUA KABUPATEN
Beberapa titik penting yang menjadi perhatian rombongan adalah Jembatan Waeapo, Jembatan Mako Modan Mohe, hingga kawasan rawan longsor di puncak perbatasan dua kabupaten. Di sana, alam berbicara lewat keretakan tanah dan talud yang masih dalam proses pengerjaanβpertanda bahwa perhatian dan tindakan nyata amat dibutuhkan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan jalur distribusi bahan pangan dan akses mobilitas masyarakat tetap mengalir lancar, meski di tengah tantangan alam.
Sebab, jalan bukan hanya soal aspal dan batu; ia adalah penghubung harapan, kebutuhan, dan masa depan. Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi maupun pihak-pihak teknis, agar langkah-langkah konkret penanganan infrastruktur dapat segera diwujudkanβdemi ketenangan, kenyamanan, dan kesejahteraan seluruh warga. Langkah kecil hari ini adalah doa besar untuk esok yang lebih terang. (Biro BurseL) ---
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
2 months ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
2 months ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
2 months ago
Sambut HUT Ke-81 RI, MTs Ambon Gelar Beragam Lomba, Dorong Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Gerakan Membangun Maluku Barat Daya Rayakan Hut Yang ke-1
SMS-GES Akan Kerja Keras Dan Tulus Untuk Melayani Masyarakat
Kades Alusi Batjas Lindungi Kasus Asusila, Warga Demo !!!Β
Bumi Kalwedo Bergetar Lembut, Gempa 4,2 SR Guncang Perairan MBD
DPRD GMNI Maluku Gelar Konferda Ke-IV , Tegaskan Komitmen Kawal Program Pemda