Widya Kunjungi Bayi Hidrosefalus di Hilap
Sejak usia dua minggu, kepala Adzra terus membesar karena adanya penumpukan cairan berlebihan di dalam otak. Usianya kini sudah mencapai empat bulan, dan bengkak di kepalanya semakin membesar. Mendapat kabar tentang bayi malang ini, Widya pun tergerak untuk melihat secara langsung kondisi Adzra.
"Saya berharap agar Adzra segera tertangani secara medis, dan saya turut mendoakan kesembuhan Adzra" kata Widya di rumah orang tua Adzra di Hila. Turut serta bersama istri Gubernur Maluku ini Sekda Maluku Kasrul Selang, Kadis Kesehatan Provinsi Maluku dr. Meiykal Pontoh, Kadis Sosial Provinsi Maluku Sartono Pinning, Direktur RSUD dr.
Haulussy dr. Rita Taihutu, dan Pokja IV Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku. Ibunda Adzra, Ipa Husna Albar, mengungkapkan, kondisi Adzra ini kemungkinan terjadi akibat dirinya mengalami benturan keras saat dia masih mengandung empat bulan.
"Saat itu terjadi gempa, dan saya mengandung Adzra empat bulan. Karena benturan, saya pikir dia sudah meninggal di kandungan karena perut saya sakit sekali," ungkapnya. Ia pun pasrah ketika Adzra mengalami hidrosefalus dan berharap putri keduanya itu bisa segera sembuh.
"Kami berencana mengobati Adzra di Surabaya karena rumah keluarga kami dekat dengan rumah sakit," katanya. Hanya saja, Widya berharap agar keinginan orang tuanya membawa Adzra ke Surabaya menggunakan pesawat terbang, dipikirkan kembali karena tekanan udara di ketinggian bisa berdampak buruk pada kesehatan Adzra. "Kalau ibu dan bapak berkenan, Adzra kita tangani di Ambon.
Kita sudah punya RSUP sudah bisa lakukan penanganan. Kalau pun keinginan ibu dan bapak mau mengobati Adzra ke Surabaya, tidak apa-apa. Hanya harus dipikirkan kembali, kalau ke sana menumpangi pesawat terbang.
Mungkin lebih amannya kalau dengan kapal laut," katanya. Hal itu pun diamini oleh Kadis Kesehatan, dr. Maiykal Pontoh.
Menurut Pontoh, bila Adzra mau ditangani di Ambon, maka dokter ahli akan didatangkan untuk melakukan operasi. Sementara itu, Direktur RSUD dr. Haulussy dr.
Rita Taihutu meminta agar lebih dulu dilakukan CT-Scan terhadap Adzra di rumah sakit di Ambon. "Sehingga kita bisa tahu kondisi kepalanya sekarang seperti apa, termasuk paru-paru dan organ vital lainnya, sebelum dilakukan penanganan lanjut," jelasnya. Hidrosefalus adalah kondisi saat terjadinya penumpukan cairan berlebihan di dalam otak.
Pada keadaan normal, terdapat cairan otak yang mengisi ruangan-ruangan (ventrikel) di dalam otak dalam jumlah tertentu. Namun, pada hidrosefalus, jumlah cairan otak tersebut berlebihan, sehingga menimbulkan penekanan sel-sel otak dan gangguan saraf sehingga menyebabkan kepala membesar. (AT/lamta/humas)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
"Sekolah dengan Hati: Pesan Kemanusiaan Dinas Pendidikan BurseL di Tengah Hujan dan Harapan"
DPRD Tolak LKPJ Bupati TA 2020, Staf Khusus Sebut Itu Hukuman Di Tahun Terakhir Pemerintahan Fatlolon - Utuwally