Adriansah : Mei 2023, Inflasi Gabungan Kota di Maluku Meningkat
Tingkat inflasi pada bulan Mei 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan April 2023 yang mengalami inflasi sebesar 0,30% (mtm)," katanya kepada media di Ambon, Rabu (7/6/2023) berdasarkan rilis dari BPS Provinsi Maluku, Senin Kemarin. Menurutnya, Realisasi inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku pada Mei 2023 juga lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 0,09% (mtm). "Tekanan harga yang terjadi utamanya didorong oleh kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan tingkat inflasi 2,95% (mtm) dengan andil sebesar 0,93% terhadap inflasi gabungan kota provinsi Maluku di Mei 2023.
Tingginya tekanan harga pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau juga tercermin dari lima besar komoditas pendorong inflasi Mei 2023 yang seluruhnya berasal dari kelompok ini, yaitu kangkung, ikan cakalang, bawang merah, beras, dan ikan layang," paparnya. Selain itu, Peningkatan curah hujan sepanjang bulan Mei 2023 turut berdampak pada keterbatasan produksi, khususnya komoditas hortikultura (sayuran dan bumbu bumbuan) dan perikanan. "Kondisi tersebut mendorong peningkatan tingkat inflasi tahunan pada gabungan kota di Provinsi Maluku.
Pada Mei 2023, inflasi tahunan tercatat sebesar 5,07% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 4,94% (yoy). Capaian inflasi pada bulan Mei 2023 di Provinsi Maluku tersebut lebih tinggi dari realisasi inflasi nasional sebesar 4,00% (yoy)," jelasnya. Dirinya menambahkan, adanya peningkatan risiko tekanan inflasi pada musim penghujan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus memperkuat berbagai upaya sinergis dan intensif untuk meredam tingkat inflasi, khususnya yang berasal dari Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.
"Pelaksanaan strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif) terus diintensifkan sesuai dengan Roadmap (Peta Jalan) Pengendalian Inflasi 2022-2024. Berbagai program dalam kerangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) akan semakin diintensifkan di triwulan II dan III 2023 untuk mengendalikan stabilitas harga serta mendukung ketahanan pangan nasional, guna mendukung pencapaian inflasi yang sesuai dengan rentang sasarannya pada 2023," tandasnya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang βOKβ
4 weeks ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Akhirnya MoriolkossuΒ Dilantik Sebagai Sekda KKTΒ
Gempa Mengguncang Sumatera Barat: Aktivitas Sesar Sianok yang Tidak Berhenti
Yanindya Bayu Wirawan resmi menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AP1
Holding Company Serahkan 380 Paket Sembako Ke Pemkot Ambon
Bermain di Pantai 3 Anak Terseret Arus Gelombang