Tiba dari Saumlaki Tim SAR Gabungan Langsung Cari 8 Korban yang Masih Hilang di Perairan Pulau Dai

Ambontoday.com, Ambon.- Tim SAR Gabungan yang bertolak dari Saumlaki, Ibukota Kabupaten KKT akhirnya tiba di perairan Pulau Dai, Kecamatan PP Babar Kabupaten MBD guna melakukan pencarian lanjutan terhadap 8 orang penumpang Speedboat yang mengalami kecelakaan pada Kamis 12 Juni 2026.

‎Tim SAR yang terdiri dari Personil Pos SAR Saumlaki dan Pol Airud Polda Maluku berangkat menggunakan Kapal KP. 162006 Milik Pos Pol Airud Polda Maluku di Saumlaki.

‎‎Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Ambon, Muhamad Arafah yang ditemui media ini Senin 15 Juni 2026 menyampaikan, akibat kondisi cuaca yang cukup ekstrim, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personil Basarnas dan Pol Airud Polda Maluku dari Saumlaki baru tiba di perairan Pulau Dai pada Senin 15 Juni 2026, Pukul 14.00. Wit dan langsung melakukan pencarian di lokasi.

‎”Personil SAR Gabungan yang berangkat dari Saumlaki sejak Minggu 14 Juni baru tiba di lokasi kejadi perairan Pulau Dai dan langsung melakukan pencarian.

‎Namun sampai sore ini pencarian yang dilakukan sudah masuk hari ke empat masih belum membuahkan hasil samasekali,” jelas Kakansar Ambon.

‎Arafah juga sempat menelepon Camat setempat guna memastikan tibanya Tim SAR Gabungan dari Saumlaki.

‎‎”Tim SAR Gabungan baru saja tiba jam 2 siang tadi Pak, mereka langsung melakukan pencarian namun belum ada hasil karena faktor gelombang yang mencapai 3 sampai 4 meter,” kata Camat melalui sambungan telepon dengan Kakansar.

‎‎Menurut Arafah, dengan tibanya Tim SAR Gabungan dari Saumlaki maka, upaya pencarian delapan orang korban yang masih hilang akan tetap dilanjutkan Selasa 16 Juni (hari ini).

‎‎”Operasi pencarian akan terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dan dibantu masyarakat setempat.

Baca Juga  Jasa Raharja Raih Penghargaan di 6th Anniversary Indonesia BUMN Awards 2024

‎Kita berharap, proses pencarian yang akan dilanjutkan sampai seterusnya, kita do’akan agar saudara-saudara kita yang menjadi korban seluruhnya dapat ditemukan,” ungkapnya.

‎Untuk diketahui, speedboat yang mengangkut 10 orang penumpang terbalik di perairan antara Pulau Dai dan Pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), pada Kamis 11 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIT saat berangkat dari Desa Sinairusi hendak menuju Tepa.

‎Akibat kecelakaan tersebut, delapan penumpang dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.

‎‎Dua dari 10 penumpang Speedboat yang mengalami kecelakaan tersebut berhasil selamat setelah berupaya berenang. Kedua korban yang selamat masing-masinh Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42). (AT)

Tinggalkan Balasan