DPRD Dorong Potensi PAD Dari Sektor Pajak dan Retribusi
Wally menyebutkan, sumber PAD jangan hanya terfokus pada pajak dan reatribusi semata, akan tetapi sumber potensi PAD dari sektor lainnya harus digali secara cermat. "PAD yang bersumber dari pajak dan retribusi apabila diperhatikan secara rutin dan diporoleh, sehingga tidak mempersulit pemanfaatan aset dan bisa menjadi tumpuan utama", ujar Wally. Menurut Yusuf, sebaiknya potensi-potensi dari berbagai sumber seperti pemanfaatan aset harus dapat dimanfaatkan dengan maksimal, guna lebih meningkatkan capaian PAD.
Salah satunya bagaimana Dispenda dan seluruh Dinas Pengumpul Kota Ambon bisa mengelola aset secara produktif untuk memperoleh pendapatan asli daerah. "Karena, selama ini dilihat pemanfaatan aset sudah berjalan baik, seperti pemanfaatan aset oleh Dispenda dan dinas pengumpul, namun belum terlihat maksimal aset yang ada serta inovasi dalam peningkatan retribusi daerah," tuturnya. Oleh karena itu, pemanfaatan aset ini perlu di dorong dalam skala yang lebih besar, agar PAD pun bisa ditingkatkan.
Karen, masih ada pemanfaatan PAD yang secara signifikan secara sulit, misalnya sumber PAD kota Ambon dari jasa Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, Penerangan Jalan, Parkir, Air Bawah Tanah, Mineral bukan Logam dan batuan, PBBP2, dan BPHTB, serta sumber Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha dan Retribusi perizinan tertentu. "Sektor-sektor ini dengan sendirinya akan menjadi penunjang PAD Kota Ambon kedepan, apabila selalu diperhatikan dan dimanfaatkan inovasinya secara besar," jelas Wally. Dirinya menekankan, saat ini sudah saatnya Dispenda dan semua dinas pengumpul bisa memaksimalkan aset secara produktif.
"Ini semua dapat dilakukan kedepan karena potensi itu ada di Kota Ambon," tutup wally. (AT-009)
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang “OK”
1 month ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Jaga Keamanan Penumpang, Polres SBB Gelar Vaksin di Dermaga
SMP Muhammadiyah Ambon Luncurkan Program Full Day School, Fokus pada Karakter dan Prestasi Siswa