Kornelis Waturu : HARGAI SELURUH PROSES MUSKOMCAB PEMUDA KATOLIK KKT
βsaya mengajak semua pihak untuk menghargai seluruh proses dan percayakan sepenuhnya kepada penyelenggara MUSKOMCAB. Harusnya tidak boleh ada intervensi politik, pemerintahan atau apapun sehingga hasil MUSKOMCAB ini benar-benari lahir dari proses yang murni dan mengedepankan demokrasi dalam dalam organisasiβ, ujar Waturu. Pada rilis yang diterima redaksi Jumat, (30/1/2026).
Sebagai salah satu organisasi kepemudaan di daerah ini, Pemuda Katoik Komcab KKT benar-benar diuji pada beberapa waktu terakhir. Eksistensi Pemuda Katolik sebagai organisasi menjadi pasang surut dan menyeret perhatian seluruh lapisan Masyarakat. Perhatian ini memberikan signal kuat bahwa Pemuda Katolik diharapkan menjadi wadah partisipatif kaum muda untuk mengekspresikan dirinya dalam Pembangunan gereja dan negara.
Oleh karena itu MUSKOMCAB hari ini hendaknya menjadi arena evaluatif dan kebangkitan organisasi untuk Kembali membangun komitmen bergereja dan bernegara. Atas dasar itulah, maka Pemimpin yang dihasilkan oleh MUSKOMCAB ini adalah Pemimpin yang berintegritas yang didasarkan pada konsstensi dan komitmen yang kuat, jelas Waturu. MUSKOMCAB yang dilaksanakan hari ini diharapkan terlaksana sesuai dengan mekanisme AD/ART organisasi Pemuda Katolik dan tidak terpengaruh dengan berbagai kepentingan apapun, termasuk kepentingan pribadi.
Pemilihan ketua merupakan salah satu agenda yang sangat penting dalam MUSKOMCAB kali ini. ada kurang lebih 8 (delapan) kader yang sudah menyatakan sikapnya lewat flyer-flyer yang telah beredar di berbagai media sosial. βKita berharap dari proses pemilihan ini, harus berjalan dengan baik, jujur adil dan berkualitas sesuai mekanisme AD/ART Pemuda Katiolik serta hindari intervensi siapapun.
Biarlah para calon, mereka bertarung secara sehat," tegas Waturu yang adalah jg Ketua DPC Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) KKT itu. Dalam sepekan terkahir, ada sekian banyak dukungan yang mengalir untuk pelaksanaan MUSKOMCAB hari ini. dukungan ini mengisyaratkan adanya sebuah kerinduan akan kebangkitan organisasi Pemuda Katolik di daerah ini.
Sebagai Organisasi yang telah berusia 80 tahun di negara ini, hendaknya memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan gereja dan negara pada masing-masing levelnya, termasuk di KKT ini. Dinamika internal Organisasi adalah ujian kematangan tetapi harus memberikan hasil yang tidak mengecewakan. "Inilah tantangan bagi MUSKOMCAB kali ini, kita menantikan hasil yang berguna bagi gereja dan tanah air sebagaimana semboyan Pro Ecclesia et Patria.
Akhirnya, saya mengucapkan SELAMAT BERMUSYAWARAH bagi rekan-rekan anggota Pemuda Katolik Komcab Kepulauan Tanimbar. Pro Bono Publico," ungkapnya. (AT/BT)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Objek Eksekusi Lauran Dipersoalkan, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan
2 weeks ago
Kasus UP3 Tanimbar Tak Lagi Jalan di Tempat, Babak Tersangka di Depan Mata
2 weeks agoKasasi Disorot, Kabag Hukum Pemda KKT Tidak Paham Aturan
6 months ago
Karyawan Koperasi CMM Divonis Penjara 10 Bulan KSBSI Soroti Upah
6 months agoRekomendasi Untuk Anda
Wattimena Buka Lomba MTQ Kota Ambon
Pasca Gempa di Jayapura, Penyaluran BBM Dipastikan Aman
6 Fakta tentang Saturnus: dari Hujan Berlian hingga Raja Bulan