Kunjungi Empat Rumah Ibadah, Siswa SDN 257 Maluku Tengah Belajar Toleransi Sejak Dini

Ambon today.com_Maluku Tengah, 11 Juni 2026 – Program kunjungan ke empat rumah ibadah yang diikuti siswa SD Negeri 257 Maluku Tengah berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Kegiatan kokurikuler tersebut menjadi bagian dari program pembelajaran keagamaan dan penguatan karakter dalam menyambut tahun ajaran baru.

Kepala SD Negeri 257 Maluku Tengah, Paulina Matakena, S.Pd., mengatakan kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa. Menurutnya, anak-anak terlihat sangat senang selama mengikuti perjalanan edukatif tersebut.

Empat rumah ibadah yang dikunjungi dalam kegiatan ini yakni Gereja Maranatha, Masjid Al-Fatah, Katedral Katolik, dan Klenteng. Melalui kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan pada keberagaman agama dan nilai-nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat.

“Anak-anak sangat senang mengikuti kegiatan ini. Semua berjalan aman dan terkendali. Mereka belajar langsung tentang kebersamaan, saling berbagi, dan saling mengasihi meskipun berasal dari latar belakang agama yang berbeda,” ujar Paulina.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya hidup rukun dalam keberagaman. Selama kunjungan berlangsung, siswa dari berbagai agama tampak aktif berinteraksi dan mengajukan pertanyaan di setiap lokasi yang dikunjungi.

Tidak hanya mendapat pengalaman belajar di luar kelas, para siswa juga mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan yang telah dipersiapkan sekolah, termasuk makan bersama sebagai bagian dari rangkaian program.

Paulina berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif bagi peserta didik. Menurutnya, pembelajaran tentang toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan perlu ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang menghargai keberagaman.

“Kegiatan ini mengajarkan anak-anak bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup bersama. Justru dari keberagaman itulah mereka belajar saling menghormati dan memperkuat persatuan,” tutupnya.( O.l )

Baca Juga  Wakil Uskup OCI Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Kolaborasi Lintas Sektor di Ambon

Tinggalkan Balasan