Dualisme Kepemimpinan Cabang IMM BurseL Perlu Segera Diselesaikan

NAMROLE, Ambontoday.com – Dinamika organisasi yang terjadi di tubuh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Buru Selatan menjadi perhatian berbagai kader. Munculnya dualisme kepemimpinan dinilai berpotensi menghambat proses kaderisasi, pelaksanaan program kerja, serta mengurangi kepercayaan publik terhadap organisasi.

Hal itu disampaikan oleh Kader IMM Provinsi Maluku Risman Solissa kepada media ini di Namrole, Rabu, 15/7/2026.

Risman mengatakan, sebagai organisasi kader Muhammadiyah yang menjunjung tinggi nilai intelektualitas, religiusitas, dan humanitas, IMM diharapkan mampu menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme organisasi yang sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Perselisihan kepemimpinan yang berlarut-larut justru dapat menghambat konsolidasi organisasi di tingkat cabang,” ucap Risman.

Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Maluku diharapkan segera mengambil langkah strategis untuk memediasi dan menyelesaikan persoalan tersebut secara objektif, adil, dan berlandaskan aturan organisasi.

“Kehadiran DPD IMM Maluku sebagai pimpinan di tingkat daerah sangat penting untuk memastikan penyelesaian konflik berjalan secara bermartabat dan menjaga persatuan kader,” ujarnya.

Risman katakan, langkah penyelesaian yang diharapkan antara lain melakukan klarifikasi terhadap seluruh pihak yang berkepentingan, menelaah legalitas kepengurusan sesuai mekanisme organisasi, serta memfasilitasi musyawarah demi tercapainya keputusan yang diterima oleh seluruh kader.

“Penyelesaian yang cepat akan mengembalikan fokus IMM Buru Selatan pada agenda kaderisasi, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan gerakan intelektual,” jelasnya.

Di tingkat nasional, PP Muhammadiyah juga pernah menegaskan pentingnya kepemimpinan yang sah berdasarkan mekanisme organisasi dan menolak adanya dualisme kepemimpinan dalam tubuh IMM.

“Prinsip tersebut menjadi pengingat bahwa setiap dinamika internal harus diselesaikan melalui jalur konstitusional organisasi,” katanya.

Risman berharap seluruh kader IMM Buru Selatan dapat menahan diri, mengedepankan semangat ukhuwah, serta menghormati proses penyelesaian yang akan ditempuh oleh DPD IMM Maluku.

Baca Juga  Truk Loging Milik Raja Kayu Maluku Hantam Jalan Nasional, Warga Geram!

” Dengan demikian, IMM Buru Selatan dapat kembali menjadi organisasi yang solid, progresif, dan mampu menjalankan perannya sebagai gerakan mahasiswa Islam yang membawa perubahan positif bagi masyarakat,” pungkas Risman.

[ Nar’Mar ]
.

Tinggalkan Balasan