Saumlaki,Ambontoday.com;-Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) secara resmi memulai kolaborasi riset bersama Universitas Merdeka (UNMER) Malang melalui pelaksanaan penelitian kolaboratif yang memperoleh pendanaan Hibah Penelitian Kolaborasi Dosen Skema Penelitian Terapan. Momentum tersebut ditandai dengan penyambutan Tim Peneliti Universitas Merdeka Malang Dr. Andini Risfandini, M.Sc dan Ayu Fitriatul Ulya, ST., M.Sc oleh Rektor UNLESA, Ferly A. Sairmaly, S.E., M.Si., yang didampingi Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama,Hukum dan Komunikasi Publik, Dr. Edoardus Koisin, S.Sos., M.AP., Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; Piter Titirloloby, S.Pd., M.Pd di Kampus Universitas Lelemuku Saumlaki,22/06/2026.
Kunjungan Dr. Andini Risfandini, M.Sc sebagai Ketua dan Ayu Fitriatul Ulya, ST., M.Sc sebagai anggota menjadi langkah awal pelaksanaan penelitian bersama yang mengusung tema “Model Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Wisata di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.” Penelitian ini bertujuan menghasilkan model pengembangan yang dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis potensi wisata lokal sebagai salah satu strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor UNLESA, Ferly A. Sairmaly, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama strategis antara UNLESA dan Universitas Merdeka Malang. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen kedua perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami menyambut dengan penuh sukacita kehadiran Tim Peneliti Universitas Merdeka Malang di Universitas Lelemuku Saumlaki. Kolaborasi ini bukan sekadar pelaksanaan penelitian, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi dalam menghasilkan solusi bagi pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujar Rektor UNLESA.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor IV UNLESA, Dr. Edoardus Koisin, S.Sos., M.AP., menjelaskan bahwa kerja sama penelitian ini menjadi bagian dari strategi UNLESA dalam memperluas jejaring akademik nasional sekaligus meningkatkan kualitas penelitian dosen melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi.
“Kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya riset yang kolaboratif. Kami berharap hasil penelitian nantinya tidak hanya menghasilkan luaran akademik berupa publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan rekomendasi kebijakan dan model pengembangan yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Penelitian akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang dikenal memiliki potensi wisata alam, budaya, dan bahari yang sangat besar. Namun demikian, pengembangan sektor pariwisata masih memerlukan dukungan peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi ekonomi kreatif, penguatan kelembagaan masyarakat, serta sinergi berbagai pihak agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas sebagai upaya untuk menyiapkan masyarakat untuk menghadapi hadirnya blok migas masela sebagai proyek strategi nasional dari aspek Multiplier Effect (Efek Berganda) bagi masyarakat Tanimbar.
Melalui penelitian ini, tim peneliti akan melakukan identifikasi potensi wisata unggulan, pemetaan kapasitas sumber daya manusia, analisis ekosistem ekonomi kreatif, serta penyusunan model pengembangan yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pembangunan berbasis potensi lokal. Pendekatan penelitian juga melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal melalui kegiatan FGD mini sebagai ruang diskusi akademik sehingga model yang dihasilkan bersifat partisipatif dan aplikatif untuk pengembangan ekonomi dan parawisata di Tanimbar.
Kunjungan Tim Peneliti Universitas Merdeka Malang di Tanimbar untuk melakukan kegiatan observasi lapangan dan kegiatan FGD mini  sebagai ruang diskusi akademik bersama stakeholder (Pemerintah Daerah, Akademisi, Media, Tokoh adat, dan Pelaku UMKMK untuk melahirkan model yang efektif dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat Tanimbar. Kolaborasi antara UNLESA dan Universitas Merdeka Malang yang terdiri dari Ketua: Dr. Andini Risfandini, M.Sc. (UNMER) Anggota:  Ayu Fitriatul Ulya, ST., M.Sc (UNMER);  Tesalonika Kezia Risakotta, S.Pi., M.Si. (UNLESA); Mihel Tuatfaru, SE, MM   (UNLESA) dan Anthon Masela, S. Pi, M.Si   (UNLESA).
Kolaborasi riset contoh sinergi antarperguruan tinggi dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat, kedua universitas berkomitmen mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing,(AT/19).

