Pemerintah kota Ambon kembali gelar gerakan pangan murah untuk menjaga Daya beli masyarakat
Kepala Dinas Kominfo Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, menyampaikan kepada tim Media Center pada Senin, 15 Juli 2024, di Balai Kota, bahwa GPM kedua ini akan berlangsung di lokasi yang sama, yakni depan Pelabuhan Rakyat Enrico, Jalan Pantai Mardika, mulai pukul 08.00 WIT. βGerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari strategi implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dengan tujuan menjaga daya beli masyarakat tetap terjangkau terhadap kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga.
Pelaksanaan ini akan dikoordinasikan oleh OPD Teknis lingkup Pemkot Ambon,β ujar Lekransy. Beberapa bahan pangan yang akan dijual antara lain beras premium Rp. 65.000/5 kg, Beras SPHP Rp. 57.500/5 kg, Telur Ayam Rp. 58.000/Rak, Minyak Goreng Rp. 14.000/botol, Gula Pasir Rp. 16.000/Kg, Bawang Merah Rp. 25.000/Kg, Bawang Putih Rp. 30.000/Kg, Tomat Rp. 18.000/Kg, Sayur Sawi/Bayam/Kangkung Rp. 6.000/Kg, Cabe keriting Rp. 25.000/Kg, dan Cabe rawit Rp. 25.000/Kg.
βPemerintah berharap kedepan kondisi stok pangan tersedia dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon terus berkoordinasi dengan semua pihak agar ketersediaan dan harga pangan tetap terkendali,β jelasnya. Menurut data, pada Juni 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Provinsi Maluku sebesar 3,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,78.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Ambon sebesar 4,49 persen dengan IHK sebesar 109,10. Pemkot Ambon berkomitmen penuh terhadap upaya pengendalian inflasi, melalui koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan Rakor Pengendalian Inflasi yang secara rutin digelar Kemendagri. βKami berharap dinamika pangan dapat diatasi bersama dengan berbagai upaya ekstra dalam rangka pengendalian inflasi pangan.
Terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat sehingga program menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan ini berjalan sesuai perencanaan,β pungkas Lekransy. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kegiatan GPM direncanakan akan digelar selama empat kali, setiap hari Selasa pada jam dan lokasi yang sama.**Pemerintah Kota Ambon Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat** AMBON, PPID β Dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok dan daya beli masyarakat terhadap komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa, 16 Juli 2024. Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Ambon, Ronald H.
Lekransy, menyampaikan kepada tim Media Center pada Senin, 15 Juli 2024, di Balai Kota, bahwa GPM kedua ini akan berlangsung di lokasi yang sama, yakni depan Pelabuhan Rakyat Enrico, Jalan Pantai Mardika, mulai pukul 08.00 WIT. βGerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari strategi implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dengan tujuan menjaga daya beli masyarakat tetap terjangkau terhadap kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga. Pelaksanaan ini akan dikoordinasikan oleh OPD Teknis lingkup Pemkot Ambon,β ujar Lekransy.
Beberapa bahan pangan yang akan dijual antara lain beras premium Rp. 65.000/5 kg, Beras SPHP Rp. 57.500/5 kg, Telur Ayam Rp. 58.000/Rak, Minyak Goreng Rp. 14.000/botol, Gula Pasir Rp. 16.000/Kg, Bawang Merah Rp. 25.000/Kg, Bawang Putih Rp. 30.000/Kg, Tomat Rp. 18.000/Kg, Sayur Sawi/Bayam/Kangkung Rp. 6.000/Kg, Cabe keriting Rp. 25.000/Kg, dan Cabe rawit Rp. 25.000/Kg.
βPemerintah berharap kedepan kondisi stok pangan tersedia dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon terus berkoordinasi dengan semua pihak agar ketersediaan dan harga pangan tetap terkendali,β jelasnya. Menurut data, pada Juni 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Provinsi Maluku sebesar 3,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,78.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Ambon sebesar 4,49 persen dengan IHK sebesar 109,10. Pemkot Ambon berkomitmen penuh terhadap upaya pengendalian inflasi, melalui koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku dan Rakor Pengendalian Inflasi yang secara rutin digelar Kemendagri. βKami berharap dinamika pangan dapat diatasi bersama dengan berbagai upaya ekstra dalam rangka pengendalian inflasi pangan.
Terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat sehingga program menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan ini berjalan sesuai perencanaan,β pungkas Lekransy. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kegiatan GPM direncanakan akan digelar selama empat kali, setiap hari Selasa pada jam dan lokasi yang sama.( Oi ) .
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang βOKβ
4 weeks ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
63 Siswa SMK-PP Ambon Diwisuda
EMPAT TAHUN PROVINSI MALUKU RAIH OPINI WTP DARI BPK RI
Hadapi Potensi Sebaran Abu Vulkanik, Sekda Maluku Dorong Penguatan Kesiapsiagaan Lintas Sektor
Bangun Silaturahmi, Awak Media Kunjungi Kantor OJK Regional Enam
AP1 Borong Empat Penghargaan dalam Ajang The Best Contact Center Indonesia 2023