Selama Pandemi Stok Kebutuhan Pokok di Maluku masih tersedia
"Untuk kebutuhan pokok di Maluku, dan khususnya Ambon, kesediaan untuk beras saja di atas tiga bulan kita punya. hasil ketahanan yah, hasil pantau teman teman perindag di distributor," kata Poli Jamlean, kepada bidang perdagangan dalam negeri, Senin(23/8/2021). Lanjutnya, untuk pantauan di ritel-ritel modern, baik itu yang nasional, seperti indomaret, dan alfamidi juga yang di lokal, seperti indojaya, planet dan lain lain itu juga masih ada stok.
"Untuk ritel-ritel modern seperti indomaret, indojaya, dan planet masih ada stok beras dan kebutuhan pangan lainnya," tukasnya Ia menginformasikan, Untuk Beras masih ada 21,582,3 ton, Minyak Goreng 593,029,0 ton, Terigu 4.391,3 ton, Telur Ayam 1,180,590,0 ton, Gula Pasir 726,5 ton, Margarin 80,1 ton, Susu Kaleng 631,128,0 ton, Ayam Ras 832,6 ton, dan Garam 270,3 ton. "Kita masih punya banyak stok untuk tiga sampai enam bulan ke depan," tuturnya Poli berharap, kondisi ini tetap terjaga trus karena kordinasi yang mereka lakukan terus lancar. bukan saja dengan pedagang tetapi juga dengan perusahan pelayaran. "ada 4 perusahan pelayaran , setiap barang mau masuk dan keluar mereka sampaikan berapa barang yang masuk dan keluar, karena kami jalani kordinasi dengan baik.
Sehingga di pastikan Bahwa sampai saat ini distribusi kebutuhan pokok itu di Maluku lancar," bebernya Selain itu, menurutnya, Setiap saat melakukan pengawasan bersama Satgas Pangan, mereka memastikan stok aman dan ketahan sampai waktu kedepan . "itu langkah-langkah yang kita lakukan baik dalam kondisi hari raya maupun normal itu merupakan portal kami, Hari libur pun kami bekerja kalau memang kondisi kondisi yang sangat mendesak,"tandasnya Ia menginformasikan, hasil pantauan dari harga dan pasokan Cabe juga mengalami penurunan, hasil pantauan teman teman yang di informasikan itu karena pasar dingin Untuk cabe, karena kurang permintaan . "Bulan juli kemarin itukan harga cabe bergerak naik itu karena di daerah sentra produksi di pulau Buru, ada cuaca ekstrem, sehingga harga Naik Jadi sementara di pasokan dari Malteng saja, Tapi di akhir bulan juli kemarin sudah mulai turun. itu mungkin mereka hitung akumulasi dari pada minggu pertama juli," tambahnya Kemudian, untuk pasokan bawang, sentra distribusi dari Probolinggo. Bawang merah kenaikan harga hingga 40 ribu hingga 20ribu/kilo "untuk stok terpantau stabil, inikan setiap kapal juga kan ada bawa masuk Bawang. Memang bawang kan tidak sama seperti beras yang masuk dengan jumlah yang lumayan banyak Dia masuk sedikit tapi tetap terpenuhi," tutupnya.(AT010)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
2 weeks ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
2 weeks ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
2 weeks ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
2 weeks agoRekomendasi Untuk Anda
Pasangan "BENAR" Resmi Daftar Ke KPUD MBD
Spirit Berbagi dalam Krisis: Prediksi Ekonomi Kurban 2025 Oleh Jaharuddin
Lomba Ukulele Sirimau, Ely Toisutta: Musik Perkuat Identitas Ambon Sebagai City of Music
Laka Lantas di Ambon Terima Santunan
BPJS Kesehatan Gelar Bimtek PCare Vaksinasi Covid-19