Telkomsel Gelar Webinar Internet Bersama Para Guru di Maluku dan Papua
Meskipun dilakukan secara virtual, acara ini mendapatkan apresiasi dari para peserta webinar. Vice President Consumer Sales Telkomsel Area Pamasuka Agustiyono mengucapkan terima kasih atas partisipasi para kepala sekolah dan guru yang telah bergabung di acara. βAcara virtual ini sudah menjadi new style di masa new normal saat ini.
Jarak bukanlah menjadi penghalang berkat hadirnya teknologi," katanya. Telkomsel berkomitmen untuk berdiri di depan, terutama di di bidang pendidikan, demi kelanjutan di dunia pendidikan dengan mendukung keberlangsungan belajar menngajar secara online. Di awal Agustus Telkomsel sudah meluncurkan paket-paket untuk anak sekolah guna kelancaran belajar mengajar.
"Kami akan terus menerus melakukan support lainnya ddi dunia pendidikan, tentunya dengan dukungan oleh bapak ibu Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan juga guru agar bisa dinikmati oleh semua anak didiknya. Kami terus berupaya mendukung agar proses beajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.β tuturnya. Acara webinar ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan & Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua β Christian Sohilait ST, M.
Si, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat β Barnabas Dowansiba, M. Pd, serta Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Maluku β Dr. Ir.
Insun Sangadji, M. Si. Sebanyak lebih dari 300 orang kepala sekolah dan guru antusias mengikuti acara yang berlangsung selama 3 jam ini.
Ada dua orang pembicara yang hadir untuk berbagi ilmu. Yang pertama adalah Hilman Al Madani, atau lebih dikenal Kak Hilman, seorang psikolog dan juga pengajar di universitas. Berikutnya ada Muhammad Nur Awaludin atau yang biasa disapa Kak Mumu merupakan Trainer Family Digital Education dan juga Co Founder & CEO Fammi.
Internet tidak bisa dipisahkan kehadirannya di kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari mata terbuka hingga tertutup kembali, kita dihubungkan oleh internet. Internet juga diibaratkan pisau bermata dua.
Jika digunakan dengan baik, maka akan sangat berguna. Tetapi jika disalahgunakan, maka akan membuat diri kita sendiri maupun orang lain akan celaka. Kak Hilman dan Kak Mumu menceritakan tahapan pentingnya penerapan Internet Baik sejak dini.
Supaya sejak kecil, sudah dibiasakan, mana yang baik dan mana yang buruk. Peran orang tua pun tidak bisa sepenuhnya mengawasi penggunaan internet selama 24 jam non stop. Sehingga, kesadaran dari diri sendirilah yang bisa mengontrolnya.
Di samping itu, Kak Hilman dan Kak Mumu juga membagi tips dan cara-cara efektif untuk belajar mengajar secara daring. Seperti yang kita ketahui bersama, pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini. Berbagai macam kegiatan terpaksa dihentikan dan dituntut untuk dilakukan penyesuaian.
Termasuk juga di dalamnya kegiatan belajar mengajar. Yang tadinya para pengajar biasa bertatap muka langsung dengan para siswanya masing-masing, saat ini masih terbatas dan bertatap muka secara daring, baik itu melalui laptop, smartphone, maupun perangkat lainnya. Tentunya hal ini membuat cara mengajar juga diperlukan penyesuaian.
Seusai pemaparan materi, para bapak dan ibu guru mengajukan pertanyaan kepada pemateri seputar kendala-kendala yang sering terjadi saat pembelajaran jarak jauh seperti saat ini. Ada juga yang ikut curhat, menanyakan solusi agar siswanya memberikan perhatian penuh saat belajar daring seperti ini. Dan di akhir acara, ditutup dengan pengundian doorprize berupa 1 unit handphone Samsung M21 dan 10 Saldo LinkAja masing-masing 100 ribu rupiah bagi peserta yang beruntung.
Selain memberikan Program Internet Baik , Telkomselpun terus proaktif mengambil peran dalam upaya gotong royong dan solidaritas untuk terus bergerak maju bersama semua elemen masyarakat di tengah-tengah situasi Covid-19, termasuk dukungan dalam dunia pendidikan untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa tahun ajaran baru 2020/2021, dengan meluncurkan Paket Ilmupedia E-Learning Session yang menawarkan kuota sebesar 10 GB dengan harga Rp 10,- yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar untuk mengakses 10 platform belajar daring (edutech), situs e-learning dari sekira 245 perguruan tinggi dan sekolah menengah di Indonesia, serta berbagai situs penyedia materi belajar lainnya untuk berbagai tingkat pendidikan. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang βOKβ
4 weeks ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Mediasi Terkait Raja Negeri Soya, DPRD Minta Tetapkan Satu Calon
Presiden Joko Widodo Menganugerahkan Satyalancana Wirakarya kepada Empat Insan Telkomsel
Pengurus MES Terbentuk, Ketua Komite IV DPD RI Anggap A-Historis
Depok dan Surabaya Peringkat Lima Kota Dengan Udara Tercemar Hari Ini
Ketua GPI BurseL Himbau Masyarakat Berpolitik Damai dan Santunan dan Sejuk