Wattimena ; Masalah Stunting Masih Jadi PR Bersama
Menurutnya dengan bersama -sama melaksanakan tugas tanggung jawab masing-masing, maka tanpa disadari secara bersama bisa menjawab program yang di lakukan baik penanganan atau penurunan angka stunting. "Terhadap persoalan stunting untuk jumlah peserta didik Paut di kota Ambon usia2-6 tahun mencapai 25. 417 anak.
Dari jumlah tersebut, 9.551 anak sudah mendapatkan pelayanan, sementara 15. 866 anak belum. Padahal, di usia 2-6 tahun itu, beresiko Stunting,"jelasnya Selain itu Kota Ambon memiliki 33.878 keluarga sasaran yang tersebar di 50 desa, Kelurahan dan Negeri, dengan kepala keluarga beresiko stunting (KBS) sebanyak 20.910 KBS. Dengan demikian untuk mengatasi persoalan Stunting di kota Ambon, diakuinya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak namun diperlukan sinergitas antara semua pihak untuk nantinya menyelesaikan persoalan-persoalan stunting di Kota Ambon.(AT-009)
đ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
đŦ 0 Komentar
đ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gubernur Maluku Dorong PTMSI Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Perkuat Prestasi Tenis Meja
1 week ago
Gubernur Maluku Jajaki Kemitraan Strategis dengan ASDP, Perkuat Konektivitas Laut Antar Pulau
1 week ago
Jemput Solusi di Kemendagri, Gubernur Maluku Pastikan Sengketa Tapal Batas Malteng-SBB Temukan Titik Terang
1 week ago
Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Pemprov Maluku Dukung Gerakan Nasional RANA
1 week agoRekomendasi Untuk Anda
Pastikan Natal Aman, Kapolres Kepulauan Tanimbar Pimpin Pengecekan Gereja
Asisten II Pemda KKT Akhirnya Jadi Penghuni Lapas Saumlaki
Pasca Idul Fitri, Trafik Layanan Data Telkomsel Tumbuh Hingga 21 Persen
PIM 3 Angkatan X, Tasane Himbau Masyarakat Patuhi Zona Tertib Berlalulintas
DPRD Maluku Koordinasi Penyiapan Anggaran Pilkada Dengan Pemkab Buru