Di Bawah Langit Samudera Maluku, Polres BurseL Gelar Apel Siaga Bencana 2025

Spread the love

Angin laut kembali berhembus kencang di ufuk selatan Maluku. Ombak memukul batu-batu pesisir Namrole dengan nada muram, seakan mengingatkan manusia betapa rapuhnya di hadapan kuasa alam. Di tengah gelegar samudera yang tak bisa ditebak, Polres Buru Selatan berdiri tegak — menggelar Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana 2025, sebagai ikrar kesiapan menghadapi setiap badai yang mungkin datang.

Buru Selatan, Ambontoday.com — Di bawah matahari pagi yang perlahan menembus awan kelabu, halaman Mapolres Buru Selatan menjadi saksi barisan gagah ratusan personel yang bersiaga. Selasa (04/11/2025), sekitar 350 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah mengikuti Apel Siaga Bencana 2025, dipimpin langsung oleh Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H.

Apel itu bukan sekadar seremonial. Ia adalah panggilan tanggung jawab — sebuah kesiapan kolektif untuk menghadapi murka alam yang bisa datang tanpa aba-aba. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Buru Selatan.

“Apel siaga bencana ini merupakan bentuk sinergitas lintas sektoral dalam rangka penanggulangan bencana. Dengan adanya koordinasi dan kesiapsiagaan sejak dini, diharapkan mampu meminimalisir dampak apabila bencana terjadi,” ujar Kapolres dengan nada tegas di tengah barisan personelnya.

Tak hanya kesiapan mental dan komando, Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, pembagian tugas yang jelas, serta keterpaduan langkah di antara seluruh unsur penanganan bencana. Sebab di medan bencana, setiap detik adalah nyawa, dan setiap koordinasi adalah harapan yang bisa menyelamatkan banyak jiwa.

Usai apel, Kapolres bersama pejabat utama dan para stakeholder meninjau satu per satu kendaraan operasional dan peralatan SAR. Dari life jacket yang siap dihela di laut, hingga peralatan medis dan identifikasi — semuanya dipastikan dalam kondisi prima. Semua itu adalah simbol tekad, bahwa Polres Buru Selatan siap menghadapi apa pun yang dibawa samudera dan musim.

Baca Juga  Tim Hukum Paslon SAFITRI-HEMFRI Akan Laporkan Dugaan Pidana Pemilukada

Dalam hembusan angin laut yang mengandung garam dan getir, Polres Buru Selatan bersama seluruh instansi terkait menegaskan komitmen: untuk selalu siaga menjaga keselamatan, melindungi masyarakat, dan menaklukkan ketidakpastian dengan kesiapan.

Sebab di bumi yang dikelilingi samudera Maluku yang ganas — kesiapsiagaan bukan pilihan, melainkan kewajiban. Dan hari itu, di halaman Polres Buru Selatan, semangat itu berdenyut kuat di dada setiap insan berseragam yang siap menjemput panggilan tugas.

[Humas Polres Buru Selatan / Redaksi]

[Nar’Mar]
.

Berita Terkini