
Sidokkes Polres BurseL Pastikan Kesehatan Pekerja SPPG di Dapur Umum Kamlanglale
Namrole, Ambontoday.com — Di antara hembusan angin Namrole yang tenang dan riuh kecil aktivitas pagi, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Buru Selatan kembali menurunkan langkah pelayanan kemanusiaan. Rabu, 19 November 2025, mereka melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan terhadap 47 pekerja di Dapur Umum SPPG Desa Kamanglale, Kecamatan Namrole.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan para petugas yang bertugas mengolah serta mendistribusikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap sehat, bugar, dan bekerja dalam standar yang aman bagi masyarakat. Sebuah ikhtiar kecil yang berdampak besar, sebab dari dapur inilah nutrisi bagi banyak anak dan warga disiapkan setiap hari.
Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tanda-tanda vital seperti suhu tubuh, nadi, pernapasan, hingga tekanan darah. “Proses pemeriksaan ini melibatkan 47 orang pekerja,” ujar Kapolres, menegaskan pentingnya memastikan kesiapan fisik setiap individu yang terlibat dalam layanan publik tersebut.
Tidak hanya memeriksa kesehatan para pekerja, Tim Sidokkes juga menelusuri sejumlah aspek penting di area dapur: kebersihan ruang masak, kelayakan sanitasi lingkungan, sistem pembuangan limbah, hingga tata penyimpanan bahan makanan. Proses pengolahan dan penyajian pun ditinjau satu per satu, memastikan setiap tahap memenuhi standar keamanan pangan.
Komitmen ini, tegas Kapolres, akan terus dijalankan secara berkala. Polres Buru Selatan ingin memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis—yang menjadi prioritas nasional—berjalan dalam kualitas terbaik, menghadirkan pelayanan yang layak bagi masyarakat yang menggantungkan harapannya pada program ini.
Di dapur Kamanglale, aroma masakan mungkin yang dulu lebih dahulu menyapa, tetapi di balik itu, ada tangan-tangan aparat yang memastikan semuanya aman, bersih, dan bermartabat. Sebuah langkah kecil, namun menjadi denyut penting dalam pelayanan masyarakat Buru Selatan.
[Nar’Mar]





















