Tual, Ambontoday.com – Pemerintah Kota Tual apresiasi menyambut kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Tingkat Maluku tahun 2022, yang akan dilaksanakan bulan ini di kota tual.
“Untuk itu Pesparani, rencananya tadi konfirmasi dengan pa pastor itu tanggal 24-25 (September),” kata Wali Kota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag. M.Si, kepada wartawan di Tual, Rabu (7/9/2022).
Menurut walikota Tual, setibanya rombongan kontingen di kota tual bervariasi karena modal transportasi laut yang digunakan. Pemkot Tual sudah menyurat ke seluruh pemerintah daerah di Maluku bahwa Pemkot Tual siap menanggung makan minum dan akomodasi kontingen mulai H-2 (22 September 2022).
“Oleh sebab itu, kalau Di luar itu katong seng bisa bertanggung jawab sepenuhnya,” katanya.
Wali Kota Adam Rahayaan juga menyatakan, bahwa seluruh persiapan akan dimatangkan mulai besok Kamis (8/9/2022).
Selain itu, Rapat evaluasi persiapan untuk penyelenggaraan Pesparani Maluku Tahun 2022 di Kota Tual meliputi penyambutan kontingen dari 10 daerah tingkat II di Maluku, media publikasi kegiatan, hingga pelaksanaan pesta paduan suara itu sendiri.
Wali Kota menyatakan, seperti pada acara-acara lainnya, ada tiga sukses yang menjadi fokus perhatian Pemerintah Kota Tual dalam Pesparani Maluku tahun ini.
“Ada tiga sukses, yang biasa disampaikan itu, yaitu Sukses Prestasi, Sukses Penyelenggaraan, dan Sukses Pertanggungjawaban. Karena itu, kaitan dengan konsumsi akan dibacarakan ulang. Awalnya itu rencananya ditangani oleh PKK, tetapi konsultasi terakhir dengan KPK maka sebaiknya diserahkan ke pihak ketiga,” katanya.
“Pihak ketiga itu yang punya tata boga, di sini ada tiga perusahaan kalau tidak salah. Mereka yang akan tangani karena di sana ada pajaknya, ada pertanggungjawabannya. Ibu-ibu PKK nanti koordinasi saja, setiap paga cek snack untuk peserta sudah siap atau belum, makanan untuk para bupati sudah siap atau belum,” katanya.
Lebih lanjut, Adam Rahayaan menyatakan, bahwa penanganan pengeluaran biaya harus diperhatikan betul agar sesuai prosedur dan anggaran, jangan sampai setelah penyelenggaraan selesai muncul perkara hukum karena ada pengeluaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Menjawab pertanyaan wartawan terkait kesiapan warga masyarakat Kota Tual untuk menyukseskan Pesparani Maluku 2022 ini, Wali Kota Adam Rahayaan merujuk sukses MTQ Maluku di Saumlaki.
“Di Saumlaki MTQ bisa sukses, jadi nanti kita tunjukkan Pesparani di Kota Tual juga sukses,” kata Wali Kota, seraya menyatakan dirinya dalam setiap kesempatan membuka acara selalu menyampaikan imbuan kepada masyarakat agar turut menyukseskan penyelenggaraan Pesparani Maluku di kota tual. (AT/jecko)





















