Basarnas Ambon Siap Dukung Keselamatan Pariwisata di Maluku, Pemda Diminta Perhatikan Fasilitas Penunjang

Ambontoday.com, Ambon.- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Ambon, Muhamad Arafah menyampaikan, menindaklanjuti hasil rapat koordinasi dengan Kementerian Pariwisata bersama berbagai unsur termasuk Basarnas belum lama ini, dalam rangka pengembangan Pariwisata harus diiringi dengan penguatan sistem keselamatan yang terintegrasi dalam rangka perlindungan bagi wisatawan di setiap destinasi wisata harus mendapat dukungan dari setiap pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan ke arah itu.

‎‎Menurutnya, Maluku memiliki banyak sekali destinasi wisata, baik destinasi wisata alam, destinasi wisata budaya, destinasi wisata bahari dan lainnya yang tidak kalah menarik dengan sebagian daerah di Indonesia.

‎‎”Maluku memiliki banyak sekali destinasi wisata, baik destinasi wisata alam, destinasi wisata budaya, destinasi wisata bahari dan lainnya yang tidak kalah menarik dengan di daerah lain.

‎‎Untuk menjaga dan mengundang daya tarik wisatawan baik regional maupun mancanegara maka jaminan kenyamanan dan keselamatan di setiap destinasi wisata menjadi salah satu indikator dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

‎Untuk itu, keberadaan Basarnas selaku salah satu instansi yang harus selalu sigap dan tanggap dalam mengantisipasi berbagai kejadian bencana maupun kecelakaan memiliki peran penting untuk turut menjaga dan menjamin kenyamanan dan keselamatan di sekitar wilayah destinasi wisata,” jelas Arafah.

‎‎Dikatakan, dari sisi kesiapan personil maupun perlengkapan dasar pencarian dan pertolongan Basarnas selalu siap manakala ada terjadi kejadian.

‎‎”Dari segi kesiapan personil maupun peralatan dasar pencarian dan pertolongan Basarnas selalu siap. Namun berbicara terkait destinasi wisata di Maluku, salah satu destinasi yang paling diminati adalah lokasi menyelam atau diving.

‎‎Untuk destinasi wisata Diving, yang tersebar di Maluku, Pemerintah diharapkan dapat memperhatikan ketersediaan fasilitas Hyperbaric Chamber atau ruang khusus bertekanan udara tinggi yang digunakan untuk therapi oksigen murni apabila ada wisatawan yang mengalami dekompresi saat menyelam,.

Baca Juga  Ketika Produk UU RI Dipermainkan WNA Dalam Kasus the Natsepa Hotel. Eksekutif Tak “Bertaring”, Bagaimana Sikap Legislativ.?.?

‎‎”Terkait dengan ketersediaan sarana penunjang kenyamanan dan keselamatan wisatawan di titik lokasi Pariwisata, hal ini sudah pernah saya sampaikan kepada Bapak Gubernur dalam pertemuan bersama.

‎‎Mudah-mudahan apa yang sudah pernah saya sampaikan dapat diperhatikan pemerintah daerah dalam rang pengembangan dan kemajuan sektor Pariwisata di Maluku.

‎‎Saat ini keberadaan fasilitas Hyperbaric Chamber di Maluku hanya di kota Ambon saja. Mengingat destinasi wisata khususnya spot Diving di Maluku ini cukup banyak dan hampir tersebar di semua kabupaten/kota, terutama di Pulau Banda

‎‎Kalau saja setiap pemerintah kabupaten/kota di Maluku mampu menyediakan fasilitas Hyperbaric Chamber di masing wilayah yang berdekatan dengan destinasi wisata, itu akan sangat bagus sekali,” kata Arafah kepada media ini di Kantor Basarnas, Senin 7 Juli. 2026.

‎Dikatakan, dari sekian destinasi wisata di Maluku khususnya spot Diving yang paling banyak diminati wisatan itu di pulau Banda.

‎‎”Pulau Banda sudah mendunia, dan setiap wisatawan dari berbagai negara tak pernah sepi berkunjung ke sana. Untuk ketersediaan sarana penunjang seperti Hyperbaric Chamber mestinya sudah ada di sana. Semoga kedepan pemerintah dapat memperhatikan hal ini.

‎‎Keselamatan Pariwisata tidak hanya berfokus pada penanganan insiden semata, tapi juga pada upaya pencegahan melalui kesiapsiagaan, mitigasi resiko, dan pengawasan,” tutupnya. (AT)

Tinggalkan Balasan