Jelang Masuki New Normal, Presiden Beri Arahan Kepada Semua Gubernur

Ambon, ambontoday.com – Memasuki masa “New Normal” pasca pandemi Covid-19, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, didampingi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Moenardo, memberikan pengarahan kepada seluruh Gubernur di Indonesia melalui Video Conference (Vicon), Rabu (10).

Selain 34 Gubernur hadir mengikuti pengarahan Presiden, Vicon ini juga diiikuti oleh seluruh Menteri dan Menko yang tergabung dalam unsur pengarah Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Saat mengikuti Vicon ini di ruang kerjanya, Gubernur Maluku, Murad Ismail, didampingi oleh Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufik, dan Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Jan Leonard de Fretes.

Gubernur Maluku seusai Vicon bersama Presiden, mengatakan, beberapa point penting yang disampaikan Presiden dalam rangka persiapan memasuki tatanan baru atau “New Normal” nanti.

“Presiden meminta untuk dilakukan pra-kondisi yang ketat, yaitu sosialisasi kepada masyarakat harus tetap dilaksanakan secara masif,” katanya.

Dikatakanya, Presiden juga mengimbau agar penentuan waktu untuk daerah memutuskan memasuki New Normal, janganlah terburu-buru, dan tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas.

“Perlu dihitung kesiapan fasilitas kesehatan di daerah. Kemudian prioritas membuka sektor-sektor pertanian, perkebunan, perikanan, konstruksi, transportasi dan lainnya, dibuka secara bertahap,” katanya.

Presiden juga mengingatkan untuk perkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara pusat dan daerah, dan internal Forkopimda, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Paling penting juga, evaluasi dilakukan secara rutin, meskipun kasusnya menurun. Hati-hati dan jangan sampai lengah,” kata Gubernur.

Menurut mantan Komandan Brimob Polri ini, keberhasilan penanganan Covid-19 ini sangatlah ditentukan oleh kedisiplinan dan tingkat kepatuhan masyarakat itu sendiri, dalam mematuhi protokoler kesehatan.

“Arahan singkat Bapak Presiden ini, dapat menjadi perhatian kepada Bupati/Walikota se-Maluku sebelum memasuki New Normal,” tandasnya.

Baca Juga  KAPOLRES MBD PIMPIN UPACARA SERTIJAB Tiakur,- Kapolres maluku barat daya AKBP Budi Adhy Buono SH, SIK, MH., Memimpin upacara seraterima jabata (sertijab) dan secara langsung menkuhkukan 4 pejabat perwira polres maluku barat daya bertempat di Lapangan mako polres maluku barat daya ,sabtu (20/03/21). Dalam sambutan kapolres Maluku barat daya AKBP Budi Adhy Buono SH, SIK, MH., bahwa, mutasi atau perpindahan personil itu adalah hal yang biasa di organisasi polri, fungsingnya adalah untuk reodelisasi ataupun permejeng peremajaan personil polri. Dirinya minta agar tunjukan yang terbaik, baik itu pejabat lama maupun pejabat yang baru, selaku pimpinan mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama yakni, kasat lantas,kapolsek babar timur, kapolsek wetar, yang telah medidikasikan dirinya untuk mengabdi kepada polres MBD. "Lanjud adhy" untuk pejabat baru selamat bertugas dan anda sekarang bagian dari polres maluku barat daya dan saya minta segera kenali lingkungan anda wilaya anda agar anda dapat melajsanakan tugas secara maksimal dan sebaik-baiknya. "Namun" Bagi para pejabat baru dan rekan-rekan bahwa di masa kepimpinan kapolri yang baru banyak program- program naupun kegiatan yang harus di laksanakan pada 100 hari kerja kapolri dan kita sama-sama tau ada berapa tranformasi polri menuju polri yang prefesi yakni , tranformasi dan organisasi, transformasi opradional, transfomasi pelayanan publik, transformasi pengawasan internal , dan ini akan menjadi tangung jawab kita semua dan rekan-rekan jajaran polres MBD harus paham semua karena program ini sudah berjalan . Selain itu buono meminta kita semua mengikuti dinamika yabg berkembang baik itu informasi secara intenasional,nasional, regional, maupun lokal, ini dapat memudahkan kita untuk mendaoatkan informasi, agar kita paham apa yang jejakkan penerintah atau pimpinan kita. "Kapolres" berharap dengan adanya momen ini menjadi percun bagi kita, Untuk selalu membuat terbaik dan pengabdian kita terhadap institusi polri tercinta, dan semoga apa yang sudah kita perbuat dan laksanakan menjadi ladang ibada bagi kita semua, harapnya.

Terkait dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSPB) untuk wilayah Kota Ambon berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/358/2020 terhitung tanggal 10 Juni 2020 sudah memasuki fase PSPB, Gubernur meminta agar didahului dengan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab PSPB ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kepada Bupati dan Walikota untuk dapat mensosialisasikan tentang PSPB di Kota Ambon, sehingga masyarakat yang hendak ke Ambon, dapat mempersiapkan dirinya sesuai ketentuan yang berlaku di masa PSPB ini,” sebutnya.

Selain itu, Gubernur Maluku juga menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 per tanggal 10 Juni 2020, dimana jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Maluku sudah mencapai 329 orang, sembuh 89 orang, meninggal 9 orang, dan masih dalam perawatan sebanyak 231 orang.

“Kembali saya mengajak kepada semua basudara agar jangan lengah, terus mengikuti dan mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah. Jika terpaksa keluar rumah jangan lupa pakai masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan, serta selalu berdoa semoga wabah ini segera berakhir,” pintanya. (AT/lamta/humas)

Tinggalkan Balasan