KPU BurseL Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas Penyusunan Standar Pelayanan
BURSEL, AmbonToday. Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru Selatan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan standar pelayanan, Sabtu (31/10/2026), di Namrole.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua dan Anggota Komisioner KPU Kabupaten Buru Selatan, Ketua Bawaslu Buru Selatan Robo Souwakil, unsur TNI-Polri, pimpinan partai politik, perwakilan Pemerintah Daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta kalangan akademisi dari Universitas Terbuka (UT) Buru Selatan.
Hadir pula mantan Komisioner KPU Kabupaten Buru, Mirja, sebagai narasumber dalam forum tersebut.
Dalam kegiatan itu, masing-masing divisi KPU diberikan kesempatan memaparkan materi terkait standar pelayanan sesuai bidang tugasnya. Salah satu materi yang menjadi pembahasan adalah Standar Pelayanan Permohonan Informasi Publik.
Ketua KPU Kabupaten Buru Selatan, Husni Hehanussa, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Forum Konsultasi Publik tersebut merupakan tindak lanjut dari surat dinas KPU Republik Indonesia yang menginstruksikan seluruh KPU di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.
Menurutnya, pelaksanaan forum konsultasi publik tersebut memiliki batas waktu hingga 31 Oktober 2026, sehingga kegiatan yang dilaksanakan pada hari itu menjadi bagian dari pemenuhan agenda yang telah ditetapkan KPU RI.
Husni mengatakan, forum tersebut menjadi ruang terbuka bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan tanggapan, kritik, maupun masukan terhadap standar pelayanan dan pelaksanaan tugas KPU.
Ia menegaskan, sebagai lembaga negara yang menyelenggarakan kegiatan kepemiluan dan berhubungan langsung dengan masyarakat, KPU harus mengedepankan prinsip keterbukaan dan transparansi dalam memberikan pelayanan publik.
"Melalui forum ini, setiap divisi akan memaparkan materi masing-masing. Selanjutnya, narasumber maupun peserta, termasuk teman-teman partai politik, diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan dan masukan," ujarnya.
Husni berharap, keterlibatan berbagai unsur dalam forum tersebut dapat memperkuat kualitas pelayanan KPU, sekaligus menjadi bahan evaluasi internal dalam meningkatkan pelaksanaan tugas kelembagaan ke depan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan antusiasme para undangan yang dinilai menunjukkan perhatian serta kepedulian terhadap perkembangan demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Buru Selatan.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum konsultasi publik akan menjadi bahan pertimbangan bagi KPU dalam merumuskan kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh masing-masing divisi serta diskusi bersama narasumber dan seluruh peserta
yang hadir.
[ Nar'Mar ]
.
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Basri Damis Targetkan PKB Bursel Tingkatkan Perolehan Kursi pada Pemilu 2029
1 day ago
Basri Damis Ajak Kader PKB Dukung Keberlanjutan Kepemimpinan Bupati BurseL
1 day ago
Kasus BOK KB Dinkes Bursel, Kasi Intel Kejari Buru: Yurdin Belum Ditetapkan sebagai Tersangka
1 day ago
Tersangka Kasus Oli Diduga Palsu Terlihat Nongkrong dan Ngopi, Status Penahanan Jadi Sorotan
2 days agoRekomendasi Untuk Anda
Pastikan Masyarakat Milik e-KTP, Dukcapil Kota Ambon Terus Lakukan Pelayanan Jemput Bola
BRI Luncurkan Program "Mantri Perempuan" untuk Mencetak Kartini Baru dalam Dunia UMKM
Pemkot Ambon Perkuat Kapasitas OPD, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Publik Bebas Diskriminasi
Munadi Herlambang: Jasaraharja dan IT Del Wujudkan Disrupsi DigitalΒ