Percepatan Akses Keuangan untuk Pengembangan Potensi Daerah
Rapat Pleno tersebut dibuka dengan sambutan dari Drs. Alexander Hursepuny, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik Kota Ambon, yang mewakili Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya. Dalam sambutannya, Hursepuny menyampaikan bahwa TPAKD di Kota Ambon telah dibentuk sejak tahun 2021, dengan penyesuaian keputusan terbaru melalui SK Wali Kota Ambon Nomor 1007 Tahun 2024 tentang Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
"Pelaksanaan TPAKD bertujuan untuk mendata semua potensi unggulan yang dapat dikembangkan oleh daerah. Kita juga ingin mengatasi isu keterbatasan akses keuangan, yang menjadi kendala dalam mendukung pengembangan potensi daerah melalui keterlibatan semua pihak," ujar Hursepuny. Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2022, Kota Ambon berhasil melaksanakan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), yang meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan Pusat sebagai salah satu finalis terbaik nasional dalam implementasi program TPAKD.
Prestasi ini mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan terhadap pencapaian program pemerintah dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Rapat Pleno ini turut dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku, para Kepala Lembaga Keuangan di Kota Ambon, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, serta para anggota Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan akses keuangan yang inklusif, guna mendukung pembangunan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon.
Rapat Pleno ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah, OJK, dan seluruh lembaga keuangan, dalam rangka mempercepat realisasi program-program yang mendukung akses keuangan bagi masyarakat, khususnya dalam memaksimalkan potensi ekonomi lokal.(Ol)
👋 Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
💬 0 Komentar
📭 Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Ekspor Produk Perikanan Riau Dari Instalasi Yang “OK”
1 month ago
Buru Selatan Dapat Tambahan DAU Rp78,16 Miliar, Total Penyaluran KMK 198/2026 Capai Rp80,68 Miliar
2 months ago
Dua Laporan Polisi Warnai Polemik Pasar Kai Wait, MOANA LESNUSSA TAK CABUT LAPORAN, Kuasa Hukum Desak Pengusutan hingga Pansus DPRD Bekerja Objektif
2 months ago
Evans Alfons Tanggapi Barbara Joacqualine Imelda Alfons Mengenai Status Ahli Waris dan Putusan Pengadilan
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Pemdes Otemer dan Masyarakat Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-79
20 Kasus Kekerasan Terungkap, Polres Bursel Ingatkan Warga Jauhi Emosi
Reses Masa Sidang III Tahun 2020, Sekretaris Komisi B Temui Warga Tutukembong