Mabok Masal Di Perayaan Tahun Baru
Lanjut lelaki tiga anak itu, mabuk masal itu melibatkan seluruh ibu-ibu maupun laki-laki selain anak sekolah, dilakukan diberbagai lokasi di seputaran desa keliobar. Dari peristiwa atau tradisi itu, memberikan hidup persudaraan diantara masyarakat desa, dimana selama setahun tidak pernah ada dalam kebersamaan, yang mana segelas merajut sebuah kesamaan dan persaudaraan itu. "Sebagai anak Negeri, merasa bangga dan kagum, karena putaran segelas sopi menyatukan semua perbedaan yang ada di desa Keliobar," banggahnya.
Ari berharap tradisi ini selalu dijaga dan dipelihara untuk selalu menumpuk hubungan kekeluargaan dan persaudaraan di dalam Desa. (AT/IT)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kepulauan Tanimbar dan Yayasan Pendidikan Keuskupan Amboina Koorwi Saumlaki Dimintaย Tegas
2 days ago
Resa, Tidak Pernah Ada Tawaran Hiba Gedung Ke Mahasiswa
2 days ago
Ego Saat Madiasi Berunjung Eksekusi, Abaikan Hubungan Prsaudaraan
3 days ago
Sengketa lahan Di Lauran Berujung Eksekusi
4 days agoRekomendasi Untuk Anda
Tiga Fraksi DPRD Kota Ambon Minta Pimpinan Segera Gelar Paripurna Internal
Walikota Buka MTQ Ke-20 Tingkat Kota Ambon Tahun 2021
6 Serial Netflix Barat yang Punya Nuansa Manis kayak Anime Shoujo
Telkomsel dan ZTE Perkuat Kolaborasi Kembangkan Solusi 5G untuk Segmen Korporasi dan Industri di Indonesia
Safitri Malik Soulisa; Manfaatkan Peluang Emas Optimalkan Prestasi Olahraga di Bursel